Kompas TV internasional kompas dunia

Khawatir Invasi Rusia, AS Tarik Pulang Keluarga Staf Kedutaan di Ukraina

Senin, 24 Januari 2022 | 08:19 WIB
khawatir-invasi-rusia-as-tarik-pulang-keluarga-staf-kedutaan-di-ukraina
Anggota Pasukan Pertahanan Teritorial Ukraina berlatih di taman kota di Kyiv, Ukraina, Sabtu, 22 Januari 2022. Puluhan warga sipil telah bergabung dengan tentara cadangan Ukraina dalam beberapa pekan terakhir di tengah kekhawatiran tentang invasi Rusia. Ketegangan yang meningkat di Ukraina membuat AS menarik pulang staf Kedutaan AS di Ukraina. (Sumber: Foto AP/Efrem Lukatsky)

Penulis : Tussie Ayu | Editor : Desy Afrianti

WASHINGTON, KOMPAS.TV - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) memerintahkan keluarga dari sataf Kedutaan AS di Ukraina untuk meninggalkan negara itu, Minggu (23/1/2022). Kebijakan ini dilakukan di tengah meningkatnya kekhawatiran akan invasi Rusia.

Departemen Luar Negeri AS memberi tahu keluarga staf Kedutaan AS bahwa mereka harus meninggalkan negara itu. Selain itu staf non-esensial di kedutaan AS di Ukraina juga dapat meninggalkan negara tersebut dengan biaya pemerintah.

Baca Juga: Dituding Inggris Ingin Dongkel Pemerintahan Ukraina, Rusia: Berhenti Sebarkan Omong Kosong!

Langkah itu dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan dan adanya penumpukan militer Rusia di perbatasan Ukraina. Situasi ini tidak mereda, meskipun telah dilakukan pembicaraan antara Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov di Jenewa, Jumat (21/1/2022).

Pejabat Departemen Luar Negeri AS menekankan bahwa Kedutaan AS di Kyiv akan tetap buka dan pengumuman itu bukan merupakan evakuasi. Langkah tersebut telah dipertimbangkan selama beberapa waktu dan tidak mencerminkan longgarnya dukungan AS kepada Ukraina.

Dalam sebuah pernyataan, Departemen Luar Negeri mencatat laporan baru-baru ini bahwa Rusia sedang merencanakan aksi militer yang signifikan terhadap Ukraina. Namun, Kementerian Luar Negeri Rusia menuduh negara-negara NATO meningkatkan ketegangan di sekitar Ukraina dengan disinformasi.

Baca Juga: Inggris Tuding Kremlin Berencana Ganti Presiden Ukraina yang Pro-Rusia

 “Kondisi keamanan, khususnya di sepanjang perbatasan Ukraina, di Krimea yang diduduki Rusia, dan di Ukraina timur yang dikuasai Rusia, tidak dapat diprediksi dan dapat memburuk dengan sedikit informasi. Demonstrasi, yang terkadang berubah menjadi kekerasan, secara teratur terjadi di seluruh Ukraina, termasuk di Kyiv," ujar pernyataan Departemen Luar Negeri AS seperti dikutip dari The Associated Press.

Selain itu Departemen Luar Negeri AS juga telah memperingatkan agar warganya tidak bepergian ke Ukraina karena COVID-19 serta ketegangan di Rusia. Pada hari Minggu, peringatan itu semakin dikuatkan.

Baca Juga: Sebut Ukraina Tak akan Rebut Krimea dan Minta Barat Hormati Putin, Komandan AL Jerman Mundur

Sumber : Associated Press


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:12
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19