Kompas TV video sinau

Kenapa Parfum Mobil Bikin Mabuk Darat ?

Sabtu, 22 Januari 2022 | 18:00 WIB

Penulis : Sunbhio Pratama

KOMPAS.TV- Mengalami mabuk  membuat perjalanan menjadi terganggu, saat mabuk perjalanan organ sensorik tubuh kita mentransfer berbagai sinyal ke otak yang memicu mual, pusing dan muntah.

Penyebab mabuk perjalanan biasannya gara-gara bermain ponsel atau membaca dalam kendaraan yang sedang melaju, atau memang memiliki riwayat mabuk perjalanan.

Beberapa waktu lalu juga ramai soal parfum mobil yang bisa menyebabkan pusing, mual, atau mabuk perjalanan.

Padahal seharusnya kabin mobil yang segar dan wangi bisa membuat berkendara jadi lebih nyaman. Selain itu dapat membuat kesan kendaraan bersih dan menghilangkan aroma tak sedap di dalam kabin.

Tapi sayangnya tidak semua orang nyaman dengan aroma wewangian yang ada di dalam mobil, pewangi mobil justru kerap menjadi pemicu penumpang mabuk perjalanan.

Mabuk perjalanan adalah kondisi seperti muka pucat, perut tidak enak, keringat dingin, mual, muntah, ketika dalam perjalanan menggunakan mobil atau kendaraan lain.

Aroma pewangi mobil yang terus dicium penumpang selama perjalanan akan mempengaruhi kondisi tubuh.

Melansir KOMPAS.com  penyebab seseorang mual ketika mencium parfum adalah, Ketidakmampuan untuk membiasakan diri dengan bau.

Pewangi mobil yang tercium terus menerus membuat gelisah dan mabuk kendaraan, karena pada dasarnya hidung membutuhkan udara segar alami.

Udara segar alami umumnya tidak berbau, ketika hidung terlalu lama mencium aroma tertentu dapat mengganggu sistem saraf dan aliran darah. Karena indera penciuman berhubungan dengan sistem saraf dan peredaran darah kita.

Baca Juga: Penyebab Mabuk Perjalanan dan Cara Mencegahnya

https://www.kompas.tv/article/215466/penyebab-mabuk-perjalanan-dan-cara-mencegahnya 

Video Editor & Grafis: Agus Eko Apriyanto

Sumber : diolah dari berbagai sumber


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:07
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19