Kompas TV regional berita daerah

PTM 100 Persen, Penerapan Prokes di Sekolah Harus Diawasi

Senin, 17 Januari 2022 | 11:02 WIB

Penulis : KompasTV Jateng

SEMARANG, KOMPAS.TV - Kewaspadaan terhadap penyebaran Covid 19 sangat beralasan mengingat ancaman varian omicorn yang penularannya lebih cepat dibandingkan varian lainnya. Dan unsur kehati-hatian harus benar-benar diterapkan. Pengamat pendidikan dari yayasan PGRI Jawa Tengah Sudharto, meminta agar sekolah yang menyelenggarakan PTM 100 persen jangan lengah. Awasi siswa dari masuk hingga pulang sekolah agar terjamin keamanannya dari penularan Covid-19.

"Ketika anak sudah diberi kesempata untuk mengikuti pelajaran tatap muka, pengawasan anak tidak berkerumun, jaga jarak, pakai masker itu tidak boleh lengah," kata Sudharto.

Untuk mencegah klaster penularan Covid-19 saat pemberlakuan PTM 100 persen, SMP IT PAPB Kota Semarang mengaku sangat ketat dalam penerapan protokol kesehatan. Jam masuk dan pulang  sekolah dibuat berbeda. Untuk menghindari kerumunan saat pulang sekolah, siswa diperbolehkan keluar kelas jika sudah ada keluarga yang menjemput.

"Di kelas anak-anak sudah menggunakan masker dan juga menggunakan face shield untuk, ya paling tidak kita bisa menjaga keselamatan semuanya. Begitu pula anak pulang, sumber yang kita tata sedemikian rupa, jadi kegiatan protokol kesehatan di SMP IT PAPB Kota Semarang sangat ketat," ujar Ramelan, Kepala SMP IT PAPB Kota Semarang.

Kewaspadaan terhadap penularan Covid-19 di lingkungan sekolah tidak hanya mewajibkan siswa, guru serta tenaga pendidik memakai masker dan face shield. Namun pihak sekeolah juga membentuk tim Satgas Covid-19 dari internal sekolah, yang selalu mengawasi penerapan protokol kesehatan selama kegiatan belajar mengajar di sekolah berlangsung.

#protokolkesehatan #ptm #kotasemarang

 

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:17
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19