Kompas TV video vod

Paguyuban Budaya di Semarang Minta Penendang Sesajen Semeru Dihukum Berat

Minggu, 16 Januari 2022 | 18:51 WIB

Penulis : Natasha Ancely

KOMPAS.TV - Paguyuban Omah Budaya di Semarang, Jawa Tengah meminta tersangka penendang sesajen di kawasan Gunung Semeru dihukum berat.

Kecaman disampaikan pelaku budaya dan penganut aliran kepercayaan yang tergabung dalam Paguyuban Omah Budaya atas tindakan menendang sesajen di Lumajang.

Selain mengecam tindakan intoleran masyarakat juga diminta untuk saling menghormati dan menghargai.

Baca Juga: Bupati Lumajang Apresiasi Proses Hukum Terhadap Penendang Sesajen di Gunung Semeru

Penendang Sesajen di Lumajang telah ditangkap polda jatim dan telah berstatus tersangka.

Sementara itu Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta meminta penendang sesajen di Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur dimaafkan.

Selain meminta agar tersangka penendang sesajen semeru dimaafkan, rektor UIN Yogyakarta Al-Makin meminta proses hukum terhadap tersangka oleh polisi dihentikan.

Salah satunya alasan masih ada pelanggaran yang lebih berat tidak berlanjut pada proses hukum.

Sebelumnya, pihak UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengakui tersangka penendang sesajen merupakan mahasiswa di kampus itu yang drop out pada semester enam.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan, Polri masih mendalami proses hukum yang berjalan atas kasus penendang sesajen di Lumajang, Jawa Timur.

Polri akan memutuskan apakah kasus ini tetap berlanjut atau bisa diselesaikan di luar jalur hukum atau restorative justice.

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:17
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19