HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional sapa indonesia

Polisi Bubarkan Konvoi Pelajar, 2 Orang Dihukum "Push-up"

Kamis, 3 Mei 2018 | 16:05 WIB

Konvoi pelajar SMA dan SMK yang merayakan kelulusan dibubarkan personel kepolisian di Polda Bali.

Polisi juga membubarkan para pelajar yang dinilai meresahkan warga dan mengganggu ketertiban lalu lintas. Sepeda motor milik pelajar yang tidak dilengkapi dengan surat-surat berkendara juga dibawa oleh petugas.

Polisi bahkan sempat meminta beberapa pelajar melakukan pus-up sebagai hukuman.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika telah mengimbau para pelajar ini untuk tidak merayakan kelulusan dengan cara-cara yang berlebihan dan mengganggu orang lain.

Penulis : Desy Hartini



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
04:58
KOMNAS HAM: PENUNDAAN PILKADA 2020 BUKAN SOAL TEKNIS TAPI MENYANGKUT KESELAMATAN KESEHATAN DAN KEMANUSIAAN   AMNESTY INTERNATIONAL INDONESIA: PEMIDANAAN PENGHINA PRESIDEN JUSTRU BISA TINGKATKAN JUMLAH ORANG MASUK PENJARA   KETUM PALANG MERAH INDONESIA JUSUF KALLA: RUMAH SAKIT PMI BOGOR, JAWA BARAT, SIAP TANGANI PASIEN VIRUS KORONA   PANDEMI VIRUS KORONA, KEMENPAN RB TUNDA PENDAFTARAN SEKOLAH KEDINASAN   MENTERI ERICK THOHIR: 35 RUMAH SAKIT BUMN SIAP TANGANI PASIEN VIRUS KORONA   MENTERI ERICK THOHIR HARAPKAN BUMN DAPAT PRODUKSI ALAT KESEHATAN TERMASUK VENTILATOR   MENRISTEK BAMBANG BRODJONEGORO: VENTILATOR PORTABEL UNTUK TANGANI KORONA DIUJI KEMENTERIAN KESEHATAN   MENRISTEK BAMBANG BRODJONEGORO: PENGEMBANGAN VAKSIN KORONA MINIMAL SATU TAHUN   KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI SIAPKAN 100.000 “RAPID TEST” VIRUS KORONA   IKATAN DOKTER INDONESIA USULKAN RSUD DEPOK DIDEDIKASIKAN KHUSUS UNTUK TANGANI PASIEN POSITIF KORONA   ATASI OVERKAPASITAS, KPK MINTA KEMENKUMHAM BENAHI TATA KELOLA LAPAS   PANGKOGABWILHAN I: 37.222 PEKERJA MIGRAN DI MALAYSIA TERCATAT PULANG SECARA MANDIRI KE INDONESIA   GUGUS TUGAS KORONA MINTA PEMDA TAK TUTUP JALAN SAAT TERAPKAN PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR   MENDESA PDTT MINTA RELAWAN SOSIALISASIKAN PEMAKAMAN PASIEN POSITIF KORONA AGAR TIDAK DITOLAK WARGA