Kompas TV nasional peristiwa

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Jalani Pemeriksaan di Gedung KPK, Sempat Dapat Secarik Kertas

Rabu, 5 Januari 2022 | 23:49 WIB
wali-kota-bekasi-rahmat-effendi-jalani-pemeriksaan-di-gedung-kpk-sempat-dapat-secarik-kertas
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi tiba di Gedung Merah Putih KPK. (Sumber: Kompas TV)

Penulis : Danang Suryo | Editor : Iman Firdaus

JAKARTA, KOMPAS.TV - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta sekitar pukul 22.51 WIB, Rabu (5/1/2022) dan mulai menjalani pemeriksaan.

Ketua KPK Firli Bahuri menyatakan Rahmat Effendi akan menjalani pemeriksaan lanjutan terkait OTT tersebut. Dia meminta masyarakat untuk bersabar menunggu penjelasan dari KPK.

“Kita masih bekerja. Tolong bersabar beri waktu untuk kami bekerja, Nanti pada saatnya kami akan sampaikan ke publik. Mohon kami bekerja dulu,” tutur dikutip dari Kompas.com.

Baca Juga: Wali Kota Bekasi Kena OTT KPK, Begini Respons Partai Golkar

KPK juga belum menyampaikan secara lebih rinci siapa saja pihak-pihak yang turut diamankan dalam kegiatan tangkap tangan tersebut.

Rahmat sebelumnya terjaring operasi tangkat tangan oleh tim KPK di wilayah Bekasi, Jawa Barat, Rabu (5/1/2022) siang. Dia tiba di Gedung KPK dengan dikawal petugas kepolisian dan KPK.

Wali Kota Bekasi itu mengenakan baju lengan panjang berwarna hijau dengan rompi biru. Pria yang akrab disapa Pepen itu enggan menjawab pertanyaan sejumlah awak media.

Baca Juga: KPK Lakukan OTT di Bekasi, Jubir Benarkan Wali Kota Terjaring

Dari pantauan KOMPAS TV, dalam perjalanannya ke lantai 2 Gedung KPK, Pepen tampak mendapatkan secarik kertas dari seorang pria berjas yang menyalaminya. Pria tersebut dengan cepat langsung dihalau oleh petugas.

Sementara Pepen tidak memberikan pernyataan kepada media. Dia terus berjalan menuju gedung KPK.

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:33
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19