Kompas TV nasional politik

Wali Kota Bekasi Kena OTT KPK, Begini Respons Partai Golkar

Rabu, 5 Januari 2022 | 19:33 WIB
wali-kota-bekasi-kena-ott-kpk-begini-respons-partai-golkar
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi (Sumber: KOMPAS.com / VITORIO MANTALEAN)

Penulis : Fadel Prayoga | Editor : Iman Firdaus

JAKARTA, KOMPAS TV - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (5/1/2021). 

Dalam OTT itu Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi yang notabenenya kader Partai Golkar juga diringkus oleh lembaga antirasuah tersebut. 

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum Partai Golkar bidang politik, hukum dan keamanan (Polhukam) Adies Kadir menyatakan, pihaknya belum mengetahui kabar penangkapan kadernya tersebut. 

Baca Juga: Kata Wali Kota Bekasi Terkait Anggaran Karangan Bunga Tembus Rp 1,1 Miliar

Ia mengaku, pihaknya kini masih menungggu kabar resmi dari pihak KPK ihwal ditangkapnya Rahmat Effendi dalam OTT tersebut.

"Kami masih menunggu pengumuman resmi dari KPK," kata Adies kepada KOMPAS TV, Rabu (5/1/2021). 

Sebelumnya, (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri, yang dihubungi melalui pesan Whatsapp membenarkan bahwa Wali Kota Bekasi terjaring dalam OTT tersebut.

“Benar, informasi yang kami peroleh, Rabu (5/1/2022) sekitar jam 2 siang,  tim KPK berhasil mengamankan bbrp pihak dalam kegiatan tangkap tangan terkait dugaan tindak pidana korupsi di wilayah Kota Bekasi Jawa Barat,” tulisnya.

Menurutnya, ada beberapa pihak yang diamankan,yang merupakan tindaklanjut dari laporan masyarakat.

“Ini tentu tindaklanjut atas laporan masyarakat yang diterima oleh KPK.”

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:03
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19