Kompas TV internasional kompas dunia

Pengamatan Ilmuwan: Omicron Bisa Hindari Antibodi, Namun Tampaknya Tidak Timbulkan Gejala Parah

Minggu, 5 Desember 2021 | 07:15 WIB
pengamatan-ilmuwan-omicron-bisa-hindari-antibodi-namun-tampaknya-tidak-timbulkan-gejala-parah
Seorang ilmuwan bekerja di laboratorium yang dikelola oleh Tulio De Oliveira, di Durban, Afrika Selatan, pada 15 November 2021 (Sumber: New York Times)

WASHINGTON, KOMPAS.TV - Ketika kekhawatiran akan lonjakan global kasus Covid-19 lainnya membuat pasar global gelisah, memicu babak baru larangan bepergian dan menyebabkan dunia memikirkan kembali rencana liburan mereka, para ilmuwan yang mempelajari varian Omicron mendapatkan petunjuk pertama untuk bulan-bulan mendatang, seperti dilansir Bloomberg yang dikutip Straits Times, Sabtu (04/12/2021).

Menurut pengamatan ilmuwan, mutasi varian baru Omicron menunjukkan adanya kemungkinan virus varian baru tersebut menghindari perlindungan vaksin setidaknya sampai batas tertentu, tetapi tidak mungkin menyebabkan penyakit yang lebih parah daripada versi virus corona sebelumnya.

Hipotesis awal ini muncul sejalan dengan pengamatan dunia nyata dari tempat-tempat seperti Afrika Selatan, di mana infeksi baru, termasuk kepada mereka yang sudah menjalani vaksinasi dan sebelumnya pernah terinfeksi. Sejauh ini tampak sebagian besar bergejala ringan.

Data itu, bagaimanapun, sejauh ini sangat terbatas, begitu banyak bukti saat ini datang dari pemodelan komputer dan dari membandingkan struktur fisik Omicron dengan varian masa lalu.

Masih banyak misteri tentang varian Omicron, yang memiliki lebih dari dua kali jumlah mutasi dibanding varian Delta, di mana sebagian besar ditemukan di spike, atau protein seperti mahkota di permukaan virus yang dilatih oleh vaksin untuk menyerang tubuh kita.

Munculnya virus yang sangat bermutasi hampir dua tahun dalam pandemi ini mengejutkan komunitas ilmiah, karena banyak yang berhipotesis varian Delta yang sangat menular mungkin menandai gelombang besar terakhir, memuncak dan akhirnya hilang, seperti pandemi influenza tahun 1918.

Baca Juga: Varian Omicron Mulai Menyebar, WHO Ingatkan Dunia untuk Tak Panik

Seorang ibu menjalani vaksinasi Covid-19 di Johannesburg, Afrika Selatan, pada 2 Desember 2021. (Sumber: New York Times)

Komunitas ilmiah membutuhkan waktu berminggu-minggu melakukan pengujian dan studi laboratorium yang cermat untuk menguraikan dengan tepat apa arti mutasi Omicron, dan secara pasti menentukan rincian tentang seberapa jauh lebih menular dan apa implikasinya bagi mereka yang terinfeksi.

Tetapi pengamatan awal memungkinkan para ilmuwan untuk membuat beberapa tebakan tentang apa yang akan datang.

Lokasi mutasi Omicron menunjukkan dua hal. Yang pertama adalah virus cenderung menghindari vaksin sampai batas tertentu. Beberapa mutasi spike berada di lokasi yang sama terlihat pada varian lain yang menyebar dengan cepat.

Penulis : Edwin Shri Bimo | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Bloomberg/New York Times/Straits Times



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:04
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19