Kompas TV nasional agama

Soal Maju Mundur Jadwal, Gus Muwafiq: Muktamar NU Jangan Tinggalkan Nahdliyin

Sabtu, 4 Desember 2021 | 16:18 WIB
soal-maju-mundur-jadwal-gus-muwafiq-muktamar-nu-jangan-tinggalkan-nahdliyin
Menurut Gus Muwafiq, ada yang lebih penting soal Muktamar NU yang jadwalnya maju mundur, yaitu jangan sampai meninggalkan nahdliyin. (Sumber: istimewa)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ulama NU asal Yogyarakarta, KH Ahmad Muwafiq atau yang biasa disapa Gus Muwafiq, meminta kepada panitia Muktamar PBNU agar tidak tergesa-gesa dalam menyelenggarakan Muktamar NU ke-34 di Lampung.

Menurutnya, Muktamar yang digelar secara tergesa-gesa dan tertutup dikhawatirkan tidak akan melibatkan warga NU. Sehingga, kata dia, Muktamar NU terkesan hanya bermanfaat untuk pengurus, namun tidak untuk warga Nahdliyin.

Gus Muwafiq mengatakan, inti dari keberhasilan Muktamar adalah keterlibatan sebagian warga NU. Sebab selama ini yang menjadi penopang organisasi besar Nahdlatul Ulama adalah warganya.

Oleh karena itu, menurutnya, sangat penting untuk mempertimbangkan keterlibatan warga NU dalam meramaikan Muktamar di Lampung.

“Tanggal 17 atau 20 Desember kok mau dilaksanakan Muktamar itu belum waktunya. Karena masyarakat yang mau mengaji bersama saya setiap hari ini ingin terlibat di Muktamar NU. Mereka datang untuk jual nasi, jual odong-odong, atau apa saja,” ujar Gus Muwafiq di Jakarta sebagaimana siaran pers yang diterima KOMPAS TV, Jumat malam (3/12).

Baca Juga: Gus Muwafiq Minta Muktamar NU Diselenggarakan Juni 2022, Ini Alasannya

Menurut dia, waktu yang tepat untuk menyelenggarakan Muktamar adalah pada bulan Juni. Sebab pada bulan tersebut, cuaca di Indonesia sudah memasuki musim panas dan warga NU diharapkan akan meramaikan Muktamar NU.

“Saya tetep menyarankan agar waktu pelaksanaan muktamar tetep dipertimbangkan. Kira-kira Juni (2022) biar bisa ikut semua. Terang suasanananya, gak hujan gak becek. Jamiyah dan Muktamar itu seharusnya begitu. Itu lebih fair karena jamiyah bisa ikut,” tegasnya.

Baca Juga: Rais Aam PBNU Minta Maaf, Tetap Minta Muktamar Jalan 17 Desember 2021

Hingga kini, jadwal pelaksanaan Muktamar NU masih belum dapat dipastikan.

Penulis : Dedik Priyanto | Editor : Edy A. Putra

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:20
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19