Kompas TV regional berita daerah

Taat Prokes, Sekolah Siap Tambah Durasi PTM

Jumat, 3 Desember 2021 | 13:35 WIB

SEMARANG, KOMPAS.TV - Salah satu sekolahan yang siap menambah durasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dari 4 jam menjadi 6 jam adalah SMP Negeri 31 Semarang. Meskipun sekolahan ini hampir 100 persen siswanya telah divaksin, namun pihak sekolah tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Sekolah ini juga masih menerapkan ketentuan kuota saat pembelajaran yaitu dengan menerapkan metode tatap muka dan sebagian masih menggunakan metode daring.

Dengan penambahan durasi tatap muka menjadi 6 jam, nantinya siswa setelah belajar selama 3 jam mata pelajaran akan mendapatkan waktu istirahat selama 15 menit sebelum masuk ke-3 jam pelajaran berikutnya.

"Dengan edaran perluasan jam pembelajaran dari 4 jam pelajaran ke 6 jam pelajaran, kami dari SMP N 31 Semarang siap melaksanakan kebijakan itu. Penambahannya hanya 2 jam pelajaran, maka nanti kami akan memberlakukan istirahan 15 menit setelah 3 jam pembelajaran" Agung Purnomo, Kepala SMPN 31 Semarang.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Kota Semarang telah menyampaikan himbauan kepada seluruh sekolah untuk menambah jam pelajaran sesuai dengan aturan dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi. Namun, untuk penerapannya diserahkan kepada sekolah masing-masing yang bisa mengukur kemampuan dan penerapan protokol kesehatan di sekolahan.

"Kita sudah level 1, tapi itu sebenarnya regulasi dari kementerian. Kita mengikuti aturan dari kementerian, begitu ada penambahan kita melakukan penambahan" ungkap Gunawan Saptogiri, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang. 

Meski ada penambahan jam pelajaran pada masa PPKM level satu, Dinas Pendidikan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Selain itu, pihak sekolah juga menerjunkan tim satgas Covid di sekolah yang terdiri dari petugas kesehatan serta TNI Polri d wilayah sekolah masing-masing.

#penambahanjampelajaran #dinaspendidikankotasemarang #pembelajarantatapmuka

Penulis : KompasTV Jateng

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:05
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19