Kompas TV internasional kompas dunia

Nakhoda Belum Tidur 50 Jam, Kapal Tanker Ini Tabrak Anjungan Minyak

Sabtu, 27 November 2021 | 22:27 WIB
nakhoda-belum-tidur-50-jam-kapal-tanker-ini-tabrak-anjungan-minyak
Ilustrasi kapal tanker. Foto diambil di Prigorodnoye, Rusia pada 29 Oktober 2021. Sebuah investigasi terhadap kecelakaan kapal tanker yang menabrak anjungan minyak pada Oktober 2020 menyimpulkan bahwa kecelakaan terjadi karena nakhoda kelelahan, belum tidur 50 jam. (Sumber: Associated Press)

NEW ORLEANS, KOMPAS.TV - Sebuah penyelidikan menyimpulkan bahwa insiden kapal tanker yang menabrak anjungan minyak di perairan Louisiana, Amerika Serikat (AS) disebabkan oleh nakhoda yang tak cukup mendapat istirahat.

Investigasi oleh Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) AS ini menyebut, perusahaan pengelola kapal yang berbasis di Turki tidak memberi waktu istirahat cukup kepada nakhoda.

Bahkan, sang nakhoda mengaku belum tidur selama 50 jam sebelum kecelakaan terjadi.

Kecelakaan tanker minyak bernama Atina itu terjadi pada subuh 17 Oktober 2020. Kapal itu menabrak anjungan minyak SP-578 dan menimbulkan kerugian 72,9 miliar dolar AS.

Baca Juga: PBB Ungkap Kemungkinan 300 Korban Tewas dalam Kecelakaan Kapal Terbalik di Yaman

Untungnya, kecelakaan ini tidak menimbulkan korban luka atau kebocoran minyak.

NTSB menyebut nakhoda itu menggantikan nakhoda lainnya tanpa waktu istirahat cukup. Hal itu terjadi meskipun perusahaan memiliki pedoman keamanan yang menjamin waktu istirahat nakhoda.

Laporan NTSB menyatakan bahwa kecelakaan ini kemungkinan disebabkan “perusahaan (kapal) tidak memastikan waktu cukup bagi pergantian nakhoda, yang mana menghasilkan kelelahan akut nakhoda dan kewaspadaan situasi yang buruk selama berlabuh dalam gelap malam.”

Nakhoda baru diberi tahu bahwa ia harus memegang kendali secepat mungkin. Menurut laporan, nakhoda lama terburu-buru pergi setelah “bermasalah” dengan inspektur perusahaan dan operator.

Kapal tanker Atina sedianya hendak berlabuh di Southwest Pass, mulut Sungai Mississippi. Namun, nakhoda baru memilih titik labuh yang lebih dekat dan berujung kecelakaan.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Vyara Lestari

Sumber : Associated Press



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:54
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19