Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Gara-gara Usaha Galian C Tutup, Sopir Truk di Kotawaringin Cekak dan Pengusaha Kena Sanksi

Kamis, 25 November 2021 | 13:09 WIB
gara-gara-usaha-galian-c-tutup-sopir-truk-di-kotawaringin-cekak-dan-pengusaha-kena-sanksi
Suasana rapat dengar pendapat DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur membahas masalah galian C dan dampaknya terhadap pengusaha dan para sopir truk angkutan, Rabu (24/11/2021). (Sumber: Kompas.tv/Ant)

SAMPIT, KOMPAS.TV – Perusahaan galian C yang legal atau mempunyai izin dapat kembali beroperasi. Hal ini disampaikan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur di Provinsi Kalimantan Tengah, usai penutupan yang sudah berlangsung selama sepekan belakangan karena dilakukan penertiban sejumlah lokasi tambang ilegal di daerah itu.

"Bagi usaha galian C yang legal sudah bisa kembali beroperasi sehingga angkutan dan kegiatan pekerjaan bisa kembali berjalan dan kebutuhan material di daerah bisa terpenuhi," kata Wakil Ketua I DPRD Rudianur di Sampit, Kamis (25/11/2021), dikutip dari Antara.

Keputusan tersebut merupakan salah satu poin penting yang dihasilkan dalam rapat dengar pendapat yang digelar di DPRD, Rabu(24/11). Rapat dipimpin Rudianur bersama Wakil Ketua II Hairis Salamad dan dihadiri perwakilan Komisi I, II, III dan IV.

Adapun, turut hadir juga yaitu, Kepala Bagian Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kotawaringin Timur Rody Kamislam, Ketua Gapensi Kotawaringin Timur Muhammad Shaleh dan anggotanya, pengurus Apernas, pemilik usaha galian C, pengusaha angkutan dan sopir truk. Turut hadir perwakilan dari Polres dan Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur.

Berbagai masukan disampaikan pelaku usaha dan sopir terkait imbas tutupnya usaha galian C. Pasalnya, sudah 15 hari sopir tidak mendapat penghasilan, sementara kontraktor terancam sanksi karena tidak bisa menyelesaikan proyek fisik karena kesulitan mendapatkan material tanah uruk dan pasir.

Baca Juga: Luhut Diminta Tidak Lepas Tangan soal Banyak TKA China di Sektor Tambang

"Anggota kami terancam, bahkan ada yang sudah dikenakan sanksi karena tidak bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu lantaran kesulitan mendapatkan tanah uruk untuk timbunan dan pasir cor," kata Shaleh.

Memang ada usaha galian C yang memiliki izin, lanjutnya, namun tidak bisa beroperasi karena belum membuat rencana kerja dan anggaran biaya atau RKAB. Selain itu kualitas tanah dan pasirnya dinilai belum tentu sesuai spesifikasi yang dibutuhkan.

Kepala Bagian Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kotawaringin Timur Rody Kamislam menyampaikan, berdasarkan data yang didapat dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, untuk di seputaran Sampit terdapat 10 usaha galian C yang legal atau memiliki izin yang berlokasi di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

"Ini kan ada yang legal, jadi kita ini dulu kita prioritaskan. Kalau perlu kita sama-sama mengeceknya ke lokasi bersama aparat untuk memastikannya. Kalau mereka ada kendala, mari kita diskusikan solusinya. Tidak perlu kita mengurus yang ilegal," ujar Rody.

Penulis : Fransisca Natalia | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV/Antara



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:12
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19