Kompas TV internasional kompas dunia

Apotek Ternama di AS Dinyatakan Bersalah Atas Krisis Opium

Rabu, 24 November 2021 | 07:09 WIB
apotek-ternama-di-as-dinyatakan-bersalah-atas-krisis-opium
Seorang pria berjalan melalui di pusat kota Painesville, Lake County, Ohio, Rabu, 17 November 2021. Tiga apotek dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Ohio karena dinilai bertindak sembarangan dalam mendistribusikan pil penghilang rasa sakit dalam jumlah besar di dua kota di Ohio, Selasa, 23 November 2021. (Sumber: Associated Press)

WASHINGTON, KOMPAS.TV - Tiga apotek terbesar di Amerika Serikat (AS) dinyatakan bersalah kerena memicu krisis obat penghilang rasa sakit di dua kota di negara bagian Ohio, Amerika Serikat.

Pengadilan federal menemukan bahwa Walgreens Boots Alliance, CVS, dan Walmart telah membantu menciptakan kelebihan pasokan pil opioid yang adiktif.

Kompensasi yang harus dibayar ketiga apotek tersebut akan diputuskan pada sidang mendatang.
Atas keputusan pengadilan Ohio ini, CVS mengatakan akan mengajukan banding. Seperti dikutip dari The Associated Press, dua apotek lain juga menentang keputusan tersebut.

Selama dua dekade terakhir, jutaan warga AS telah menjadi pecandu dengan menggunakan resep penghilang rasa sakit yang berlebihan.

Jutaan warga AS menyalahgunakan obat penghilang rasa sakit berbasis opiat yang legal seperti Fentanyl dan OxyContin.

Baca Juga: Campurkan Bubuk Opium ke Masakannya agar Bikin Ketagihan, Pemilik Warung Makan Ditangkap Polisi

Antara tahun 1999 hingga 2019, diperkirakan terjadi hampir 500.000 kematian yang terkait dengan overdosis obat penghilang rasa sakit di AS.

Pemerintah lokal dan negara bagian mengatakan epidemi obat penghilang rasa sakit membebani sumber daya mereka, ketika mereka mencoba mengatasinya melalui program sosial dan sistem hukum.

Selain apotek, perusahaan farmasi besar dan profesional medis telah dituduh menutup mata terhadap masalah ini.

Pengacara untuk dua kota di Ohio, Lake County dan Trumbull, mengatakan mereka berpotensi mengeluarkan biaya sebesar $ 1 miliar untuk setiap daerah, untuk menutupi biaya sosial dan hukum yang terkait dengan dampak epidemi opioid.

Penulis : Tussie Ayu | Editor : Gading Persada

Sumber : Associated Press, BBC



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:54
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19