Kompas TV nasional peristiwa

Soal 31 Ribu ASN Terima Bansos, Tjahjo Kumolo: Bukan Menyalahkan, Ini Permainan di Pemerintah Daerah

Senin, 22 November 2021 | 21:02 WIB
soal-31-ribu-asn-terima-bansos-tjahjo-kumolo-bukan-menyalahkan-ini-permainan-di-pemerintah-daerah
Menteri PANRB Tjahjo Kumolo menyebut ada permainan di pemerintah daerah terkait 31 ribu ASN yang menerima bansos. (Sumber: Dokumentasi Humas Setkab)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) Tjahjo Kumolo mengatakan ada permainan di pemerintah daerah (pemda) terkait 31 ribu ASN yang menerima bansos.

“Bukan menyalahkan. Tapi, ini permainan di Pemda. Yang kami sayangkan, kalau ada pegawai yang menerima bansos dan tidak mengembalikan,” kata Tjahjo pada Kompas TV, Senin (22/11/2021).

Meski begitu, Tjahjo mengakui belum ada aturan spesifik soal larangan ASN menerima bansos.

Baca Juga: Stok Sinovac Menipis, Menkes Budi Gunadi Rekomendasikan Vaksin Covid-19 AstraZeneca dan Pfizer

“Tidak diatur secara spesifik bagi ASN dilarang menerima bantuan sosial. Namun, pada dasarnya, ASN itu pegawai pemerintah yang berpenghasilan tetap. Ada gaji, tunjangan, dan penerimaan lainnya,” ujar Tjahjo.

“Seharusnya, ASN yang memang menerima bansos, walaupun tidak pernah mengajukan, harusnya menolak atau mengembalikan,” imbuhnya.

Untuk menindaklanjuti masalah ini, Tjahjo mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

“Kami sudah meminta pada BKN untuk melakukan klarifikasi, koordinasi dengan Kemensos (Kementerian Sosial). Ini menunjukkan belum ada satu data antara Kemensos dengan BKN dan pemerintah daerah,” ucap Tjahjo.

Ia menyebut akan memberikan sanksi disiplin pada ASN yang terbukti menerima bansos dengan pemotongan tunjangan kinerja atau gaji.

Baca Juga: Kemenparekraf Sediakan Bantuan Senilai Rp 2 Juta, Simak Syarat Pendaftarannya

Penulis : Ahmad Zuhad | Editor : Edy A. Putra

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:36
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19