Kompas TV nasional peristiwa

Juru Bicara Presiden di Sisa Masa Jabatan, Perlu atau Tidak?

Kamis, 28 Oktober 2021 | 10:41 WIB
juru-bicara-presiden-di-sisa-masa-jabatan-perlu-atau-tidak
Presiden Jokowi memberikan PNS Widyaprada tunjangan setiap bulannya. PNS Widyaprada adalah jabatan fungsional PNS yang bekerja di seputar bidang pengawasan pendidikan (25/10/2021). (Sumber: YouTube Sekretariat Presiden)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Setelah Fajroel Rahman dilantik sebagai duta besar di Kazakhstan pada Senin (25/10/2021), posisi juru bicara (jubir) presiden pun kosong. 

Wakil Ketua DPR RI Sufri Dasco Ahmad menyarankan jika presiden Jokowi  kembali mengangkat jubir, maka yang harus dipilih harus komunikatif, pintar dan energik dalam menyampaikan pesan pemerintah kepada publik.

"Jika presiden mengambil keputusan untuk memerlukan jubir, saya mengimbau supaya jubir yang akan diangkat nanti tentunya komunikatif, smart dan energik," ujarnya, Rabu (27/10/2021).

Meski saat ini sudah ada tiga pejabat yang menjadi komunikasi publik Istana, namun perlu atau tidaknya juru bicara presiden sepenuhnya kepentingan Joko Widodo.

"Mengenai kebutuhan apakah perlu atau tidak perlu (mengangkat juru bicara) tentunya Pak Jokowi yang lebih tahu, apakah masih memerlukan jubir atau tidak," ujar Dasco. 

Pernyataan Dasco diamini oleh pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga, bahwa juru bicara presiden haruslah yang memahami komunikasi. "Sebab, sebagai jubir ia harus dapat mewakili sosok Presiden Jokowi dan memahami seluk beluk kepresidenan," kata Jamiluddin. 

Baca Juga: Fahri Hamzah Nilai Pramono Anung Cocok Jadi Jubir Presiden Gantikan Fadjroel Rachman

Menurutnya, jubir presiden itu orang yang diberi tanggung jawab untuk menerangkan kegiatan-kegiatan presiden dan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan lembaga kepresidenan.

Untuk itu, jubir presiden harus mampu menyampaikan aktifitas dan kebijakan presiden dengan tepat dan detail, termasuk situasi, kondisi, dan latar belakangnya. 

Namun menurut Direktur Charta Politica Yunarto Wijaya, presiden tak butuh juru bicara di sisa akhir masa jabatannya yang kurang dari tiga tahun.

Penulis : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:45
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19