Kompas TV internasional kompas dunia

Inggris dan Prancis Bersitegang Gara-Gara Penangkapan Ikan

Kamis, 28 Oktober 2021 | 10:44 WIB
inggris-dan-prancis-bersitegang-gara-gara-penangkapan-ikan
Ilustrasi kapal nelayan Inggris/ (Sumber: AP Photo/Christophe Ena)

LONDON, KOMPAS.TV - Inggris dan Prancis kembali bersitegang karena sengketa hak penangkapan Ikan.

Inggris mengungkapkan ancaman Prancis memblokir kapal nelayan adalah pelanggaran hukum internasional dan perjanjian perdagangan.

Prancis juga menegaskan jika tak ada perjanjian hingga 2 November, mereka juga akan mengetatkan pemeriksaan terhadap kapal dan truk Inggris.

Hal itu diyakini akan berimbas pada pasokan energi di Kepulauan Channel.

Baca Juga: Pertemuan Taliban dengan Delegasi Asing Dikecam, Tak Ada Wakil Perempuan dan Disebut Pesta

Kementerian Brexit, Lord Frost menegaskan langkah tersebut sangat mengecewakan.

Dikutip dari BBC, Lord Frost menegaskan Inggris tengah secepatnya meminta klarifikasi atas rencana Prancis.

Hal ini tampaknya sebagai tindak balasan atas kemarahan Prancis, atas keputusan Inggris dan Kepulauan Jersey bulan lalu yang menolak lisensi penangkapan ikan dari puluhan kapal nelayan Prancis.

Prancis berargumen bahwa hal itu telah melanggar perjanjian Brexit.

Prancis mengeluarkan ultimatum, Rabu (27/10/2021) malam, dengan mengatakan akan mulai memberlakukan langkah-langkah yang ditargetkan mulai Selasa (2/11/2021).

Penulis : Haryo Jati | Editor : Fadhilah

Sumber : BBC



BERITA LAINNYA


Opini

Kala Marica

Selasa, 23 November 2021 | 06:40 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
07:46
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19