Kompas TV regional kriminal

Pelaku Pembakaran Pos Keamanan Ditangkap, Kesal karena Akses Jalan Tambang Minyak Ilegal Ditutup

Selasa, 26 Oktober 2021 | 11:22 WIB
pelaku-pembakaran-pos-keamanan-ditangkap-kesal-karena-akses-jalan-tambang-minyak-ilegal-ditutup
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan (kemeja putih) dan Kapolres Musi Banyuasin AKBP Alamsyah Pelupessy (seragam polisi) berbincang dengan ketiga pelaku pembakaran pos keamanan di PT Bumi Persada Permai, Senin (25/10/2021). (Sumber: Kompas.id/Rhama Purna Jati )

Penulis : Fransisca Natalia | Editor : Gading Persada

PALEMBANG, KOMPAS.TV – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Selatan menangkap tiga pelaku pembakaran pos keamanan PT Bumi Persada Permai di Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Senin (25/10/2021). Aktor intelektual dari peristiwa ini masih buron dan dalam pengejaran.

Salah satu tersangka berinisial J, mengaku aksi pembakaran dilakukan karena pihak keamanan perusahaan melarang warga untuk masuk ke kawasan perusahaan.

Ia kemudian mengumpulkan warga sekitar untuk melakukan aksi pembakaran karena jalan menuju ke kawasan perusahaan ditutup.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan mengonfirmasi hal tersebut bahwa dari hasil pemeriksaan, motif pelaku karena kesal lantaran tidak bisa lagi menambang di dalam kawasan perusahaan setelah Polda Sumsel dan Polres Musi Banyuasin menutup 998 sumur minyak ilegal di PT BPP pada Kamis (7/10).

Kemudian terkait proses penangkapan, Hisar mengatakan, setelah terjadi pembakaran pos keamanan PT Bumi Persada Permai (PT BPP) pada Selasa (19/10), pihaknya langsung memburu para pelaku.

Setelah beberapa hari, polisi menangkap tiga pelaku yang memiliki peran sangat penting, yakni J, T, dan I. Mereka masing-masing berperan mengumpulkan massa, menyiapkan bahan bakar, termasuk membakar pos.

Hal ini terungkap dari barang bukti yang disita, seperti minyak, jeriken, dan hasil percakapan di salah satu telepon genggam milik tersangka.

Baca Juga: Sengkarut Tambang Minyak Ilegal, Gubernur Sumsel: Pasarnya Memang Ada

Diketahui, para tersangka mengumpulkan hampir 100 orang untuk bersama-sama membakar pos keamanan di perusahaan tersebut.

”Namun, yang membakar pos hanyalah mereka yang memang ikut menambang, sedangkan warga lain hanya sekadar ikut-ikutan,” uja Hisar.

Sumber : Kompas.id


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:06
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19