Kompas TV nasional hukum

Usai Ditetapkan Jadi Tersangka Suap, Dodi Alex Noerdin Ditahan di Rutan KPK

Minggu, 17 Oktober 2021 | 15:05 WIB

KOMPAS.TV - Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengadaan barang di Kabupaten Musi Banyuasin.

Tak hanya itu, KPK juga menyita uang senila Rp 1,5 miliar dan Rp 270 juta yang diduga merupakan uang suap.

Sabtu (16/10) pagi, 6 orang terperiksa yang terjaring dalam operasi tangkap tangan, tiba di gedung merah putih KPK.

Keenam orang ini diamankan karena diduga terkait kasus suap dan jasa proyek infrastruktur di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Usai pemeriksaan KPK menetapkan 4 orang termasuk Bupati Musi Banyuasin Dodi Noerdin sebagai tersangka.

Baca Juga: KPK: Dodi Reza Diduga Bakal Terima Fee Rp2,6 M dari Pemenang Proyek Dinas PUPR Pemkab Muba

Dodi, yang juga merupakan putra dari Mantan Gubernur Sumatra Selatan Alex Noerdin, diduga menerima uang yang dijanjikan sebesar Rp 2,6 miliar dari pengusaha Suhandy, agar memenangkan 4 proyek infrastruktur di Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin.

Selain menetapkan 4 tersangka, KPK juga menggeledah sejumlah ruangan di dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin.

Penyidik membawa dokumen yang terkait dengan perkara dan setelah itu menyegel ruangan yang telah digeledah.

Sementara itu, Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru kembali mengimbau jajarannya agar menghindari hal-hal yang berpotensi melanggar hukum termasuk tindak pidana korupsi.

Namun Herman enggan mengomentari lebih jauh terkait kasus yang menjerat Dodi Noerdin.

Usai ditetapkan sebagai tersangka, kini Dodi dan tiga tersangka lain kini ditahan selama 20 hari pertama di rutan KPK C1

KPK juga akan mengembangkan pemeriksaan untuk menemukan pihak-pihak lain yang diduga terkait dengan perkara.

Penulis : Natasha Ancely

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:19
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19