Kompas TV regional berita daerah

Bejat, Ayah Tiri Hamili Anak Di Bawah Umur

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 18:16 WIB

MADIUN, KOMPAS.TV - Seorang ayah tiri di Madiun, Jawa Timur, tega menghamili anak tirinya yang masih berstatus pelajar SMP hingga melahirkan anak.  Setiap kali melancarkan aksi bejatnya, pelaku selalu mengancam dan mengiming imingi korban dengan sejumlah uang. Lebih parahnya, pelaku menyebar isu jika yang menghamili korban adalah sosok mahkluk halus.

Tersangka berinisial S warga Saradan, Kabupaten Madiun, ini digelandang ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Madiun, akibat melakukan tindakan pencabulan terhadap anak tirinya yang berusia 14 tahun, hingga hamil dan melahirkan bayi laki - laki.

Pencabulan yang dilakukan tersangka ini telah dilakukan berulang ulang sejak bulan Januari 2020 hingga Februari 2021. Setiap melakukan aksi pencabulan, tersangka selalu mengancam dengan membekap mulut korban dan mengiming imingi korban dengan sejumlah uang agar mau diajak berhubungan badan layaknya suami istri. Tak tanggung - tanggung, pencabulan yang dilakukannya berulang 2 sampai 3 kali dalam seminggu.

Awalnya tersangka selalu berbelit saat dilakukan pemeriksaan oleh kepolisian. Bahkan untuk menutupi aksi bejadnya dihembuskan isu jika yang menghamili korban adalah sesosok mahkluk halus. Hingga akhirnya tersangka mengakui perbuatannya setelah hasil tes DNA menunjukkan jika bayi yang lahir identik dengan tersangka.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa sejumlah pakaian korban. Kini tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan terancam pasal tentang perlindungan anak dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun.

#beritamadiun
#kriminal
#ayahtiri
#anaktiri
#kejahatananak

Penulis : KompasTV Madiun

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:29
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19