Kompas TV olahraga kompas sport

Piala Uber 2020: Alasan Greysia Polii Berjuang Mati-matian Lawan Thailand Meski Badannya Kurang Fit

Jumat, 15 Oktober 2021 | 10:52 WIB
piala-uber-2020-alasan-greysia-polii-berjuang-mati-matian-lawan-thailand-meski-badannya-kurang-fit
Ganda Putri Indonesia Greysia Polii dan Apriyani Rahayu. (Sumber: Twitter @INABadminton/PBSI)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu sempat memperpanjang napas perjuangan tim Merah Putih di perempat final ajang Piala Uber 2020 meski akhirnya Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand.

Kemenangan brilian didapatkan pasangan Greysia/Apriyani saat menyumbangkan poin pertama Indonesia pada laga kedua melawan wakil Thailand, Jumat (15/10/2021) dinihari.

Lewat permainan rubber game, peraih medali emas Olimpiade Tokyo itu mengalahkan lawannya, Jongkolphan/Rawinda, dengan skor 21-17, 17-21 dan 21-19.

Namun kemenangan itu belum cukup menghantarkan Indonesia ke babak semifinal Piala Uber 2020. Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand dengan skor 2-3.

Baca Juga: Hasil Piala Uber: Greysia/Apriyani Gemilang, Indonesia Samakan Skor 1-1 Lawan Thailand

Setelah pertandingan sengit melawan Jongkolphan/Rawinda, Greysia secara khusus memberikan komentar atas perjuangannya hingga bisa meraih kemenangan.

Ia mengaku sebenarnya dirinya tidak terlalu fit ketika melakoni laga krusial tersebut.

Hanya saja tekad mulia untuk memberikan teladan kepada para srikandi muda Indonesia telah mengalahkan rasa sakitnya.

Alhasil, kemenangan yang sempat diperolehnya pada laga kedua bisa memberikan inspirasi kepada para penerusnya.

"Sebetulnya kurang fit. Kami hanya benar-benar ingin memenangi pertandingan, (bahkan jika) tim kami kalah. Jika kami bisa memenangi pertandingan ini, kami bisa memperpanjang pertandingan sehingga para junior dapat bermain sampai akhir," katanya dilansir laman resmi BWF, Jumat (15/10).

Penulis : Kiki Luqman | Editor : Edy A. Putra

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:30
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19