Kompas TV nasional wawancara

Sebar Informasi Pribadi, YLKI: Cara Penagihan Pinjol dengan Tekanan Psikis

Kamis, 14 Oktober 2021 | 21:25 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Koordinator Pengaduan dan Hukum Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Sularsi, mengatakan jika pinjol menjadi kasus aduan paling besar disusul e-commerce.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan YLKI pada 2019, ia menyebut permasalahan yang sering diadukan oleh konsumen ialah persoalan penagihan.

“Paling banyak yang dikeluhkan konsumen adalah cara penagihan yang sudah melakukan tekanan-tekanan secara psikis. Dengan menyebar informas-informasi melalui contact person-nya mereka,” jelas Sularsi kepada KompasTV, Kamis (14/10/2021).

Lebih parahnya, bukan hanya pihak peminjam yang merasa dirugikan. Sularsi mengatakan jika kontak lain dari si peminjam tersebut juga mendapatkan teror dari pihak pinjol.

Polisi mengerebek tujuh ruko kantor 13 penyedia aplikasi pinjaman online, Kamis (14/10/2021). Sepuluh diantaranya diduga sebagai jaringan pinjaman online ilegal.

Polisi menyebut para jaringan pinjaman online ini kerap melakukan ancaman pada korban atau pengguna jasa. Ancaman beragam, salah satunya menunjukan foto pornografi untuk menagih uang yang dipinjamkan.

Polisi sudah menangkap 32 orang dalam penggerebekan di sejumlah tempat untuk sementara dan menetapkan empat orang  tersangka.

Sebagai catatan, hingga Oktober 2021, sudah ada 370 laporan yang dilayangkan publik kepada polisi terkait pinjaman online bermasalah.

Lalu bagaimana upaya penertiban yang bisa memunculkan efek jera bagi sindikan pinjaman online ilegal?

Simak dialog lengkapnya bersama Koordinator Pengaduan dan Hukum Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Sularsi, serta Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni.

Penulis : Reny Mardika

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:27
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19