Kompas TV regional berita daerah

Keterlaluan! Solar Bersubsidi Disalahgunakan, Rugikan Negara Hingga 49 Miliar

Senin, 11 Oktober 2021 | 08:06 WIB

PEKALONGAN, KOMPAS. TV - Ditpolair Baharkam Mabes Polri membongkar penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kota Tegal. Polisi menangkap dua orang tersangka dengan barang bukti 22 unit kendaraan pengangkut solar bersubsidi. Tersangka juga memodifikasi truk bak terbuka untuk mengangkut BBM ilegal tersebut.

 

Kasus penyalahgunaan solar bersubsidi ini terungkap saat Tim Subdit Gakkum Ditpolairud Baharkam Polri menemukan tiga unit truk tangki BBM di Pelabuhan Perikanan Pantai Jongor Tegalsari, Kota Tegal, akhir September lalu. Truk tangki milik PT Sembilan Muara Abadi Petroleum Gas Semarang ini tengah mengisi BBM sebuah kapal penangkap ikan kapal motor Mekar Jaya 3. 

 

Saat dilakukan pemeriksaan solar subsidi tersebut berasal dari sebuah gudang milik perusahaan tersebut. Polisi lalu mendatangi gudang bongkar muat di Kabupaten Semarang dan menyita 22 unit kendaraan berupa empat belas unit truk modifikasi dan delapan unit truk tangki BBM.   

 

Dirpolair Baharkam Mabes Polri Brigjen Pol Yassin Kosasih, Kamis (7/10) siang mengatakan polisi mengamankan dua tersangka yakni A-I, Kepala Cabang PT SMAP Gas dan seorang karyawan berinisial H-H. Perusahaan tersebut membeli solar bersubsidi seharga 5.150 rupiah per liter dan menjualnya dengan harga Rp 7500 hingga Rp. 7800 per liter kepada pemilik kapal. padahal harga solar industri untuk kapal diatas 35 gross ton seharusnya dijual 9.000 rupiah per liter. 

 

Menurut Direktur Pol Air Baharkam Polri Brigjen Yassin Kosasih “Akibat penyalahgunaan BBM selama april hingga september 2021, potensi kerugian negara mencapai 49, 78 miliar Rupiah, ” katanya. 

 

Kedua tersangka dijerat pasal 55 Undang Undang RI nomor 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi dengan ancaman hukuman enam tahun penjara dan denda maksimal 60 miliar Rupiah. Ssementara sebanyak 22 unit kendaraan pengangkut BBM kini di titipkan di terminal BBM Tegal untuk dijadikan barang bukti.

Penulis : KompasTV Pekalongan

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:56
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19