Kompas TV regional peristiwa

Terkuak! Alasan Keluarga Tak Mau Hadiri Autopsi Ulang Jenazah Tuti dan Amelia

Rabu, 6 Oktober 2021 | 13:23 WIB

SUBANG, KOMPAS.TV - Proses otopsi ulang terhadap korban pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat, Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu pada Sabtu, 2 Oktober 2021 sama sekali tak dihadiri pihak keluarga.

Yoris anak tertua sekaligus kakak korban pembunuhan ibu dan anak, Tuti dan Amel menjelaskan alasan pihak keluarga tak menghadiri proses autopsi ulang yang dilakukan polisi pada Sabtu, 2 Oktober 2021 kemarin.

Menurut Yoris, keluarga sengaja tak menghadiri proses autopsi ulang agar tidak mengganggu kerja polisi. Pasalnya jika keluarga hadir dikhawatirkan banyak mengundang perhatian masyarakat.

Selain itu agar polisi lebih fokus dalam melakukan penyelidikan dan dapat segera menangkap pelaku pembunuhan tersebut.

Baca Juga: Dua Saksi Kasus Subang Yoris dan Yosep Hendak Bertemu Perbaiki Hubungan, Gagal Karena Hal ini

Pihak keluarga sendiri sebelumnya telah mengetahui terkait proses autopsi ulang tersebut. Yakni ketika pihak kepolisian meminta ijin keluarga untuk membongkar makam Tuti dan Amel untuk dilakukan autopsi ulang.

Yoris tidak menjelaskan alasan polisi melakukan autopsi ulang terhadap ibu dan adiknya itu. Namun, ia berharap polisi segera bisa mengungkap siapa pelakunya.

Video Editor: Laurensius Krisna Galih

Penulis : Sadryna Evanalia

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Warga Bergegas Menyelamatkan Diri

Minggu, 5 Desember 2021 | 00:53 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
04:47
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19