Kompas TV regional kriminal

Tega! Pemuda Siram Air Keras Terhadap Pacar Hingga Tewas

Selasa, 28 September 2021 | 17:01 WIB

KOMPAS.TV - Seorang pemuda di Medan, Sumatera Utara, tega menghabisi nyawa sang kekasih dengan air keras. Kepada keluarga, pelaku menyebut korban disiram air keras oleh orang tidak dikenal.

Hanya karena cemburu, Putra Nakula kini harus pasrah digelandang polisi. Pemuda berusia 25 tahun itu tega menyiram kekasihnya dengan air keras.

Pelaku dengan sengaja menyiramkan air keras ke tubuh korban, karena tak terima hubungan mereka berakhir begitu saja. Pelaku juga menuduh korban telah berselingkuh.

Kepada polisi, pelaku mengaku hanya berniat untuk memberi pelajaran. Namun, banyaknya luka bakar yang diderita korban membuat korban akhirnya meninggal dunia.

Awalnya pelaku menjemput korban di rumahnya untuk jalan-jalan. Namun, pelaku membawa korban ke kawasan pemakaman etnis Tionghoa di Kota Medan. 

Saat kondisi sepi, pelaku langsung menyiramkan air keras ke tubuh kekasihnya itu.

Baca Juga: Viral! Rekaman Para Siswa SMA Aniaya Teman Sekolah Hingga Terkapar

Melihat korban kesakitan, pelaku sempat membawa korban pulang ke rumahnya. Kepada orang tua korban, pelaku Putra Nakula mengaku korban disiram air keras oleh orang tidak dikenal yang membuntuti mereka.

Keluarga korban sempat berupaya membawa korban ke rumah sakit. Namun, banyaknya luka bakar yang diderita korban membuat nyawanya tak tertolong. 

Orang tua korban sangat terpukul dengan apa yang menimpa putrinya. Rasa sedih bercampur marah terlebih pelaku juga merupakan tetangga mereka. Korban merupakan pelajar berusia 15 tahun dan masih duduk di bangku SMA.

Keluarga meminta pelaku diganjar dengan hukuman terberat untuk mempertanggungjawabkan perbuatan kejinya.

Putra Nakula dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Pelaku kini terancam hukuman seumur hidup atau maksimal hukuman mati.

Penulis : Luthfan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:35
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19