Kompas TV regional berita daerah

Sampah Masker Berserakan Di TPA, Pemerintah Belum Turun Tangan

Senin, 27 September 2021 | 19:40 WIB

MADIUN, KOMPAS.TV - Tingginya pengunaan masker selama pandemi covid-19, membuat sampah masker di tempat pemprosesan ahir (TPA) Kaliabu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, berserakan tanpa pengelolaan yang jelas. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Madiun berdalih tidak ada anggaran untuk mengelola sampah masker, meski keberadaan sampah masker tersebut membahayakan.

Sampah masker terlihat berserakan di TPA Kaliabu, Madiun, Jawa
Timur. Situasi pandemi covid-19 dan perubahan perilaku masyarakat yang diwajibkan dan sadar memakai masker, tak urung membuat sampah masker sekali pakai semakin bertambah setiap harinya.

Namun, tingginya penggunaan masker tersebut ternyata belum dibarengi dengan antisipasi pemerintah daerah tentang penyediaan tempat sampah khusus masker bekas pakai. Sehingga dikhawatirkan masker bekas pakai masyarakat yang tidak terkontrol akan menjadi sumber penularan penyakit bahkan memicu penyebaran virus covid-19.

Sejumlah  warga yang setiap hari memilah sampah di tempat pembuangan sampah Kaliabu, mengaku khawatir dengan keberdaan sampah  masker yang tidak dikelola secara baik.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Madiun, berdalih terkendala anggaran untuk pengelolaan sampah infeksius masker ini. Sehingga limbah masker di  TPA tidak dikelalola dengan baik.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Madiun mencatat,  prosentase sampah infeksius berupa masker di Kabupaten Madiun telah mengalami peningkatan sekitar 3 persen selama masa pandemi covid-19.

#beritamadiun
#sampah
#limbahmasker
#masker
#sampahmasker

 

Penulis : KompasTV Madiun

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:37
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19