Kompas TV regional berita daerah

Harga Telur Anjlok, Peternak Temui Pemerintah Daerah

Senin, 27 September 2021 | 13:21 WIB

LAMPUNG, KOMPAS.TV ­– Sejumlah pelaku usaha peternak ayam petelur di Lampung nekat datangi Kantor Pemerintah Provinsi Lampung untuk menyampaikan keluh kesah terkait anjloknya harga telur.

Melalui Koordinator Kelompok Ternak Ayam Petelur (Ketat), Yuce Hengki menyampaikan bahwa harga telur saat ini tidak menutupi biaya produksi para pelaku usaha.

“Kalau biaya pakan standarnya segitu. Seharusnya harga telur juga disesuaikan. Jadi, akan balance dan kami pelaku usaha tetap dapat untung,” tegasnya.

Baca Juga: Harga Kedelai Tinggi, Pengusaha Tahu Tempe Mengeluh

Untuk diketahui, harga telur ayam di pasaran saat ini berada di angka 17 ribu per kilogram. Sementara, biaya pakan menyentuh angka 345 ribu per sak. Angka ini tergolong tinggi dan tidak sebanding dengan harga penjualan telur.

Merespons keluhan para pelaku usaha peternak ayam petelur, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung,  Fahrizal Darminto mengatakan pihaknya akan mengupayakan kestabilan harga telur di pasaran dengan berkoordinasi bersama dinas perdagangan dan peternakan.

“Kita sudah berdiskusi dan akan kami pelajari. Tadi juga dinas perdagangan, dinas peternakan sudah hadir dan akan kita upayakan agar harga telur stabil,” jelasnya.

Baca Juga: Penurunan Harga SWAB PCR Mulai Berlaku di Lampung

Ia juga melanjutkan bahwa di sejumlah provinsi lain juga mengalami kondisi serupa, yakni tingginya harga pakan ayam dan anjloknya harga telur.

Akibat kondisi ini, sejumlah pelaku usaha peternak ayam petelur di Lampung merugi hingga tak sedikit yang gulung tikar.

#hargatelur #bahanpokok #pemprovlampung

Penulis : Kompastv Lampung

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:38
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19