Kompas TV regional sosial

Satgas Pamtas RI-PNG Ajari Warga Keerom Papua Olah Jantung Pisang Jadi Makanan

Minggu, 26 September 2021 | 02:05 WIB
satgas-pamtas-ri-png-ajari-warga-keerom-papua-olah-jantung-pisang-jadi-makanan
Personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY, mengajari warga untuk mengolah jantung pisang menjadi makanan. (Sumber: Istimewa/Pendam XVII)

KEEROM, KOMPAS.TV – Personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY, mengajari warga untuk mengolah jantung pisang menjadi makanan.

Melalui keterangan tertulis Penerangan Kodam (Pendam) XVII/Cenderawasih, Sabtu (25/9/2021), dijelaskan, penyuluhan tentang pengolahan jantung pisang tersebut dilakukan di Pir IV Kampung Wonorejo, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Papua, Sabtu (25/9/2021).

Kegiatan penyuluhan tersebut digelar di balai Kampung Wonorejo, dengan menggunakan peralatan yang disiapkan oleh warga.

Penyuluhan yang dilakukan adalah cara mengolah bunga jantung pisang menjadi makanan ringan.

Bahannya berasal dari hasil dari kebun warga yang berada di sekitar rumah mereka.

Baca Juga: 20 Prajurit Satgas Pamtas Diterjukan Jaga Pulau Terluar Perbatasan Natuna

Dansatgas Letkol Inf Taufik Hidayat, menuturkan, kegiatan yang dilakukan oleh personelnya tersebut untuk membangkitkan semangat warga Pir IV, Kampung Wonorejo dalam berwirausaha.

"Kami bangkitkan semangat berwirausaha agar masyarakat lebih produktif, nantinya dapat menjadi salah satu oleh-oleh khas Kampung Wonorejo Papua, serta menjadi pemasukan tambahan bagi warga Kampung," ungkapnya, seperti tertulis dalam rilis.

Dia menambahkan, masyarakat yang hadir dalam kegiatan penyuluhan terlihat sangat fokus, serta antusias.

Baca Juga: Bebas Covid-19 Jadi Syarat Satgas Pamtas RI-Malaysia

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Pendam XVII/Cenderawasih


BERITA LAINNYA


JALAN - JALAN

Wisata Alam Indonesia - JALAN JALAN

Minggu, 17 Oktober 2021 | 12:50 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
13:35
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19