Kompas TV internasional kompas dunia

Mantan Polisi Pembunuh George Floyd akan Ajukan Banding, Tuduh Hakim Menyalahgunakan Kebijaksanaan

Jumat, 24 September 2021 | 15:26 WIB
mantan-polisi-pembunuh-george-floyd-akan-ajukan-banding-tuduh-hakim-menyalahgunakan-kebijaksanaan
Derek Chauvin, mantan polisi yang terekam kamera membunuh George Floyd dan memantik amarah seluruh dunia (Sumber: AP Photo)

MINEAPOLIS, KOMPAS.TV - Mantan Polisi yang membunuh George Floyd, Derek Chauvin,  dilaporkan berencana mengajukan banding atas hukumannya.

Pada dokumen yang diajukan Kamis (23/9/2021), Chauvin berargumen hakim telah menyalahgunakan kebijakannya pada titik penting dari kasus ini.

Mantan polisi di kepolisian Minneapolis tersebut mengatakan ia berniat mengajukan banding berdasarkan 14 alasan.

Dikutip dari New York Post, salah satu klaim yang dibuat Chauvin dalam pemberitahuan banding adalah bahwa Hakim Peter Cahill menyalahgunakan kebijaksanaannya dengan menolak permintaan memindahan persidangan.

Baca Juga: Ibunya Tulis "Tukang Selingkuh" di Nisan Sang Ayah, Pria Ini Enggan Mengubahnya

Pihak Chauvin ketika itu memindahkan persidangan dipindahkan dari Hennepoin karena publisitas praperadilan.

Ia juga mengklaim Cahill menyalahgunakan kebijaksanaannya saat menolak permintaan penundaan persidangan atau mengadakan sidang bary.

Juga ketika ia menolak permintaan untuk mengasingkan juri selama persidangan.

Secara terpisah, Chauvin mengajukan mosi untuk menghentikan sementara proses banding hingga pengadilan tinggi negara bagian meninjau keputusan sebelumnya untuk menolaknya menjadi pembela umum.

Chauvin mengatakan ia tak didampingi pengacara selama proses banding, dan tak mendapat penghasilan selain dari bayaran di penjara.

Penulis : Haryo Jati | Editor : Iman Firdaus

Sumber : New York Post


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:57
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19