Kompas TV entertainment musik

Nino Kayam Ciptakan Lagu "Nikmati Rindunya" untuk Mengenang Mendiang Sang Ayah

Jumat, 24 September 2021 | 13:37 WIB
nino-kayam-ciptakan-lagu-nikmati-rindunya-untuk-mengenang-mendiang-sang-ayah
Nino Kayam merilis lagu Nikmati Rindunya untuk mengenang kepergian mendiang sang ayah. (Sumber: Instagram/@ninokayam)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Penyanyi dan pencipta lagu Nino Kayam merilis lagu bertajuk "Nikmati Rindunya" untuk mengenang mendiang sang ayah yang telah meninggal dunia pada Oktober 2020 lalu.

"Nikmati Rindunya", kata Nino, terinspirasi dari kesedihan yang dirasakan teman-temannya setelah kehilangan orang-orang tercinta.

Saat itu, Nino ingin membuat lagu yang bisa menguatkan teman-temannya. Namun apa daya justru ia merasakan kesedihan yang sama kala sang ayah pergi untuk selama-lamanya.

"Saat mendengar banyak kabar sedih dari teman-teman, kayaknya hati gue jadi terenyuh, dan ingin banget bikin lagu yang bisa menguatkan hati mereka. Tapi ternyata enggak lama setelah itu, gue harus kehilangan bokap," kata Nino Kayam dalam siaran pers, Jumat (24/9/2021).

Baca Juga: Anak Bimbim Slank, Mezzaluna Rilis Single Debut In Situ

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by (@ninokayam)

Pada akhirnya, kata Nino, lagu yang dimaksudkan untuk menghibur teman-temannya itu justru menjadi obat pelipur laranya juga.

Dalam "Nikmati Rindunya", Nino mencurahkan kesedihan dan kerinduan yang mendalam terhadap sosok sang ayah.

Kendati demikian, lewat lagu tersebut Nino ingin menunjukkan sudut pandang yang berbeda dari peristiwa kehilangan seseorang.

"Tapi gue yakin orang yang telah meninggalkan kita tidak ingin melihat kita larut terus dalam kesedihan, maka dari itu gue coba melihat ini dari sisi yang berbeda. Melihat ini seperti rindu yang enggak ada habisnya. Makanya gue lebih memilih kata 'rindu' untuk menjadi kiasan dari rasa kehilangan,” ujar Nino.

Pria 33 tahun itu mengatakan hanya butuh beberapa jam untuk menciptakan "Nikmati Rindunya". 

Penulis : Dian Nita | Editor : Edy A. Putra

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:44
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19