Kompas TV entertainment lifestyle

Bisakah Manusia Memelihara Kelelawar?

Rabu, 22 September 2021 | 16:33 WIB
bisakah-manusia-memelihara-kelelawar
Kelelawar raksasa (Sumber: Twitter)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Kelelawar mungkin bukanlah hewan yang umum dipelihara manusia. Hewan dengan ordo chiroptera ini lebih sering dibiarkan berhabitat di alam liar.

Meskipun terlihat menarik sebagai peliharaan, kelelawar tidak bisa dilatih dan tidak bersikap seperti hewan domestik macam anjing atau kucing.

Akan tetapi, bisakah manusia memelihara kelelawar? Jawaban singkatnya, bisa. Namun, ada banyak hal yang wajib dipertimbangkan seseorang sebelum mengadopsi kelelawar sebagai piaraan.

Kelelawar sendiri bisa dikandangkan. Namun, karena kelelawar perlu rutin terbang dalam jarak jauh untuk menjaga fisik, kelelawar yang dikandangkan cenderung lebih lemah.

Baca Juga: Penelitian Temukan Kelelawar Tapal Kuda Laos Bawa Virus Corona Berfitur Sama dengan Virus Covid-19

Selain itu, kelelawar juga membutuhkan koloni untuk hidup.

Melansir WebMD, kelelawar yang dikandangkan cenderung memiliki masa hidup kurang dari setahun. Padahal, di alam liar, kelelawar bisa hidup hingga 30 tahun.

Jadi, Anda bisa mengandangkan kelelawar, meskipun kemungkinan besar itu akan berakhir buruk. Jika tidak dirawat dengan baik, kelelawar di kandang bisa mati dalam waktu beberapa pekan saja.

Di lain sisi, jika ingin memelihara kelelawar, Anda mesti memerhatikan jenis kelelawar yang dipelihara. Apakah itu kelelawar pemakan buah-buahan? Pemakan serangga? Atau kelelawar vampir?

Sekitar 70 persen kelelawar merupakan pemakan serangga. Indonesia sendiri memiliki lebih dari 200 jenis kelelawar.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Lifestyle

Bisakah Manusia Memelihara Kelelawar?

Rabu, 22 September 2021 | 16:33 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
16:35
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19