Kompas TV nasional politik

Anggota Komisi IX Minta Kebijakan Anak Masuk Mal Dibatalkan

Rabu, 22 September 2021 | 09:59 WIB
anggota-komisi-ix-minta-kebijakan-anak-masuk-mal-dibatalkan
Rafathar main timezone di rumah gegara tak bisa ke mall. (Sumber: TikTok@shela_lala96)

JAKARTA, KOMPAS TV - Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS Kurniasih Mufidayati meminta kepada pemerintah untuk membatalkan kebijakan anak di bawah umur 12 tahun masuk ke dalam mal. Sebab, berdasarkan pengalaman penggunaan aplikasi PeduliLindungi belum berfungsi maksimal. 

Baca Juga: Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal, Orang Tua Diminta Beri Pengawasan Ekstra

"Lebih baik dievaluasi dulu pembukaan mal saat ini dengan menggunakan Aplikasi PeduliLindungi, setelah 1-2 bulan dievaluasi. Mengingat aplikasi PeduliLindungi juga masih sering bermasalah maupun terkait integrasi data," ujarnya. 

Menurut dia, kebijakan itu amat akan membuat anak-anak rentan terpapar Covid-19. Hal ini mengingat selama dua bulan mal dibuka saja terdeteksi ada 3.000 orang positif virus corona yang berseliweran di mal. 

"Apalagi juga ada temuan 3.000 orang berstatus positif covid yang ternyata berkeliaran di tempat umum," ujarnya. 

Politikus PKS itu menyebut, nantinya kalau hasil evaluasi sudah memungkinkan untuk anak di bawah 12 tahun untuk diizinkan ke mall, peraturannya harus sangat ketat. 

"Pertama, pengaturan kapasitas mal, khususnya tempat makan di mall, tidak boleh lebih dari 50% kapasitas. Kedua, prokes sangat ketat, misal dengan keharusan pakai masker dobel. Ketiga, penggunaan aplikasi PeduliLindungi benar-benar diterapkan dan dipastikan berjalan baik," kata dia. 

Sebelumnya, pemerintah resmi mengumumkan perpanjangan PPKM level di Jawa-Bali sampai 4 Oktober 2021.

Baca Juga: Anak 12 Tahun ke Bawah Boleh Masuk Mall di Jogja, Ini Alasan Pemkot

Terdapat sejumlah pelonggaran, salah satunya, anak di bawah usia 12 tahun boleh masuk mal atau pusat perbelanjaan.

Penulis : Fadel Prayoga | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


KOMPAS DUNIA

Spanyol Punya 11 Kawasan Vulkanik

Minggu, 17 Oktober 2021 | 19:43 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
19:52
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19