Kompas TV nasional politik

Tingkat Vaksinasi Masih Rendah, Puan Desak Pemerintah Gelontorkan Vaksin di Banten

Selasa, 21 September 2021 | 15:27 WIB
tingkat-vaksinasi-masih-rendah-puan-desak-pemerintah-gelontorkan-vaksin-di-banten
Ketua DPR RI Puan Maharani (Sumber: Dok. DPR RI)


JAKARTA, KOMPAS TV - Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah untuk fokus gencarkan vaksinasi di Banten. Hal ini mengingat tingkat vaksinasi di wilayah tersebut masih terhitung rendah. 

Politikus PDIP itu menyebut, dengan meningkatkan vaksinasi di Banten, maka akan mengefektifkan pelajaran tata muka di sekolah. Sebab, agar para siswa terhindar dari Covid-19, maka mereka harus sudah divaksin terlebih dahulu. 

"Maka menjadi tugas Negara untuk memastikan bahwa anak- anak kita yang masuk sekolah itu dapat belajar dengan aman. Karena itu vaksinasi menjadi penting dan sebuah keharusan," kata Puan dalam keterangan tertulis, Selasa (21/9/2021).

Baca Juga: Demi Percepatan Vaksin Covid-19, TNI Beri Vaksin Covid-19 Sampai ke Warga Pedalaman!

Berdasarkan informasi per 19 September 2021, capaian vaksinasi di Banten baru mencapai 40,19 persen. Total warga Banten yang telah divaksin adalah 3.709.086 dari sasaran sebanyak 9.229.383 orang.

“Untuk yang sudah divaksin, tolong bantu yakinkan semua anggota keluarga, saudara, dan teman bahwa vaksinasi itu aman,” ujar Puan.

Mantan Menko PMK itu menggarisbawahi banyaknya kasus kematian akibat Corona di Banten datang dari pasien yang belum divaksin dengan total 95,76 persen. 

"Sementara itu pasien Covid-19 meninggal dunia yang telah divaksin hanya 4,24 persen dari total kasus kematian sebanyak 2.656 orang," katanya. 

Ia meminta kepada masyarakat Banten agar tidak ragu mengikuti program vaksinasi yang digencarkan pemerintah. 

“Jangan takut vaksin. Yakinlah vaksinasi akan sangat bermanfaat, apalagi bagi anak-anak yang hendak kembali ke sekolah,” kata dia.

Penulis : Fadel Prayoga | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:21
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19