Kompas TV regional berita daerah

Warga Keluhkan Tembok Tutupi Akses Jalan dan Drainase

Senin, 20 September 2021 | 15:34 WIB

LAMPUNG, KOMPAS.TV ­– Sebuah bangunan tembok yang menutup akses jalan dikeluhkan warga Untung Suropati, Gang Mataram Tiga, Labuhan Dalam, Bandar Lampung.

Untuk diketahui, penutupan akses jalan terjadi sejak sepekan lalu dengan tinggi bangunan tembok diperkirakan mencapai setinggi tiga meter.

Baca Juga: Satu Warga Positif Covid-19, Akses Jalan Ditutup Sementara Demi Cegah Penularan

Selain, menutupi akses jalan yang biasa warga lalui, tembok juga dikhawatirkan akan mengakibatkan terjadinya banjir, lantaran saluran drainase yang juga ikut tertutup dengan adanya bangunan tembok.

Menurut penuturan sejumlah warga, pemilik lahan mengajukan syarat apabila saluran drainase ingin dibuat, maka warga diharuskan membayar uang penggantian lahan tanah berukuran 1x29 meter sebesar 29 juta rupiah.

“Sempat bertemu, beliau memberi hanya setengah meter dan total panjang 29 meter. Namun, untuk satu meternya diminta satu juta rupiah,” ujar Eka Handayani.

“Ya, setidaknya yang kami perjuangkan itu saluran air. Karena kalau tidak, nanti kami bisa kebanjiran,” ungkap Theresia.

Baca Juga: PPKM diperpanjang, Penyekatan Jalan Protokol Bandar Lampung Kembali dilakukan

Warga pun berharap, adanya upaya Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam membantu menangani permasalahan tersebut. Karena warga sangat terbebani, apabila harus membayarkan uang penggantian lahan senilai 29 juta rupiah.

Setidaknya, ada tiga kepala keluarga yang turut terdampak dengan adanya bangunan tembok setinggi tiga meter tersebut.

#penutupanjalan #bangunantembok #aksesjalan

Penulis : Kompastv Lampung

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:27
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19