Kompas TV nasional wawancara

Cegah Penurunan Hasil Belajar Siswa Saat Pandemi

Minggu, 19 September 2021 | 21:25 WIB

KOMPAS.TV - Potensi penurunan hasil belajar para siswa di tengah pandemi harus diantisipasi bersama.

Langkah apa yang harus dioptimalkan agar Indonesia tidak kehilangan generasi penerus yang berkualitas?

Bupati Cianjur, Herman Suherman sangat terkejut saat mendapati seorang siswa kelas 4 SD yang tidak bisa membaca saat tengah melakukan sidak pembelajaran tatap muka.

Dari pengakuan pihak sekolah, hal ini terjadi akibat beragam faktor selama pembelajaran jarak jauh selama pandemi covid-19 mulai dari minimnya fasiilitas  di rumah serta kurangnya bimbingan dari orangtuanya.

Temuan kasus penurunan kualitas belajar siswa sangat mungkin terjadi di masa pandemi.

Bahkan, Bank Dunia memperkirakan penurunan hasil pembelajaran siswa di Indonesia akibat pandemi covid-19 sejak 2020 hingga 2021 mencapai 0,9-1,2 tahun pembelajaran.

Baca Juga: Mendikbud Ristek: Guru Sudah Vaksin Wajib Gelar PTM

Kondisi ini diperkirakan tidak hanya akan mempengaruhi daya saing pendidikan secara global, tapi juga mengakibatkan kerugian besar bagi masa depan Indonesia.

Bahkan secara perhitungan ekonomi, penurunan hasil pembelajaran atau learning loss, setara dengan 29% produk domestik bruto atau GDP Indonesia tahun 2020.

Mendikdbud Ristek, Nadiem Makarim mengakui potensi learning loss atau penurunan hasil belajar akibat pandemi pasti terjadi di banyak negara.

Nadiem menyebut hal ini salah satunya diantisipasi dengan memulai pembelajaran tatap muka secara terbatas. Kini 40% sekolah di Indonesia sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka secara terbatas.

Penurunan hasil pembelajaran tak bisa dihindari akibat pandemi, namun hal ini harus segera diatasi agar Indonesia tidak kehilangan generasi penerus yang berkualitas.

Penulis : Luthfan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:17
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19