Kompas TV regional peristiwa

Cerita Nakes Selamat saat Penyerangan Puskesmas di Papua, Berawal dari Dibakarnya Gedung Puskesmas

Sabtu, 18 September 2021 | 07:12 WIB

PAPUA, KOMPAS.TV - Tragedi penyerangan kelompok separatis teroris di Papua membawa duka bagi para tenaga kesehatan di Bumi Cenderawasih.

Dalam penyerangan yang terjadi pada Senin lalu, Kelompok Bersenjata Papua membakar sejumlah fasilitas publik yang ada di Distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang.  

Baca Juga: Nakes Meninggal Ditemukan di Jurang Akibat Jadi Korban Kekejaman Teroris Papua

Salah satu yang dirusak dan dibakar adalah gedung puskesmas.

Seorang tenaga kesehatan yang selamat dari penyerangan itu, menceritakan suasana saat kelompok separatis teroris membakar Puskesmas di Kiwirok.

Atas kejadian ini, ketua pengurus Ikatan Dokter Indonesia, IDI wilayah Papua meminta pemerintah dan aparat keamanan menjamin keamanan bagi para tenaga kesehatan di Papua.

IDI Papua turut menyesalkan penyerangan yang dilakukan kelompok bersenjata ke fasilitas kesehatan, yang justru seharusnya dilindungi oleh pihak-pihak yang bertikai.

Permintaan jaminan keamanan bagi tenaga kesehatan di Papua juga datang dari keluarga Gabriela Meilani, nakes yang gugur saat penyerangan KKB di Distrik Kiwirok.

Penyerangan KKB di Puskesmas Kiwirok juga disorot anggota Komisi I DPR, Bobby Adhityo Rizaldi. 

Selain mengecam, Bobby juga meminta TNI-Polri mengukur kebutuhan jumlah personel yang bertugas di pos penjagaan, di Papua.

Sebelumnya, tim gabungan TNI-Polri menemukan 2 nakes yang hilang saat berupaya menyelamatkan diri, dari serangan kelompok bersenjata di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Keduanya ditemukan di dalam jurang.

Kini petugas gabungan masih mencari satu tenaga medis lain, bernama Geral Sukoi. 

Penulis : Dea Davina

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:24
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19