Kompas TV kolom budiman tanuredjo

Kasus Suap Seret Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin - Opini Budiman

Sabtu, 18 September 2021 | 09:00 WIB

Nama Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin kembali terseret dalam perkara korupsi. Namanya disebut-sebut dan tertuang dalam surat dakwaan perkara eks penyidik KPK, Robin Patudju.

Tiga kasus yang menyeret politisi partai Golkar itu adalah kasus pengurusan Peninjauan Kembali (PK) atas nama Bupati Kutai Kertanegara Rita Widyasari, kasus Dana Alokasi Khusus Lampung Tengah, dan kasus jual beli jabatan Wali Kota Tanjung Balai Muhammad Syahrial. Dalam dakwaan terkadap Robin tertera nama Azis.

Jejak media massa menunjukkan nama politisi partai Golkar itu terbilang licin. Namanya selalu dikaitkan dengan penanganan perkara korupsi, namun selalu lolos.

Kini, tiga kasus yang menjerat Azis akan membuktikan ketangguhannya sebagai Wakil Ketua DPR. Kasus ini juga akan menguji independensi Komisi Pemberantasan Korupsi yang dipimpin Komjen Pol Firli Bahuri.

Kasus ini juga merupakan ujian bagi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Sejauh mana Azis mampu bertahan dalam posisinya sebagai Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Golkar.

Ruang kerja Azis Syamsuddin telah digeledah KPK pada bulan April 2021. Sejumlah barang bukti diangkut dari ruang kerja dan rumah dinas Azis. Namun, perkara Azis tetap belum bergerak.

Statusnya tetap bertahan sebagai Wakil Ketua DPR. Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR juga belum bersidang.

KPK pun belum menetapkan status apa-apa bagi Azis. Kondisi ini menunjukkan kuatnya sosok Azis dalam lingkaran pendukungnya.

Dalam kasus jual beli jabatan Wali Kota Tanjung Balai, Azis memanggil penyidik KPK Robin.

Robin diperkenalkan kepada Syahrial oleh Azis, untuk urusan penanganan perkara. Robin dipecat oleh Dewas KPK, Stefanus dan Syahrial disidangkan di pengadilan.

Penulis : Aryo bimo

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:03
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19