Kompas TV regional peristiwa

Kompolnas Sayangkan Tindakan Polisi yang Tangkap 10 Mahasiswa UNS

Kamis, 16 September 2021 | 10:37 WIB

KOMPAS.TV - Kompolnas menyayangkan tindakan polisi yang belakangan sering melakukan penangkapan terhadap mahasiswa atau warga yang melakukan aksi protes saat kunjungan presiden.

Walau polisi menyatakan mereka melakukan pengamanan atau pembinaan aksi polisi bisa merusak nama baik presiden.

Baca Juga: Komnas HAM soal Polisi Salah Tangkap Mahasiswa di Kalsel: Ini Merendahkan Martabat Kemanusiaan

Komisi Kepolisian Nasional, Kompolnas angkat bicara soal penangkapan mahasiswa UNS.

Anggota Kompolnas Pungky Indarty menyayangkan penangkapan mahasiswa itu karena bisa muncul anggapan beragam misalnya pembungkaman suara masyarakat.

Tindakan represif seharusnya tidak dilakukan pada orang yang kritis terhadap pemerintahan.

Namun polisi tidak menyebutnya sebagai penangkapan mahasiswa, polisi hanya membina dan memberi pemahaman tata cara menyampaikan pendapat di muka umum pada mahasiswa.

Rektorat Universitas Sebelas Maret Solo, memastikan 10 orang mahasiswa yang sempat dibawa polisi sudah diantarkan ke kampus.

Universitas Sebelas Maret Solo, Jawa Tengah memastikan sepuluh orang mahasiswa yang ditangkap polisi saat kunker presiden sudah kembali beraktifitas di kampus.

UNS sendiri masih terus berkomunikasi dengan Polresta Surakarta, Jawa Tengah terkait 10 mahasiswa mereka yang ditangkap karena membentangkan poster saat kunjungan presiden Senin lalu.

Penulis : Natasha Ancely

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:49
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19