Kompas TV regional hukum

Suami Korban Pembunuhan di Subang Kembali Diperiksa

Selasa, 14 September 2021 | 18:16 WIB

KOMPAS.TV - Polisi kembali memeriksa suami dan anak korban pembunuhan di Mapolres Subang, Jawa Barat. Mungkinkah polisi menemukan unsur harta gono gini dalam kasus ini?

Yosep, suami sekaligus ayah dari korban pembunuhan ibu dan anak kembali dimintai keterangan tambahan di Polres Subang, Senin kemarin.

Sudah sembilan kali ia diperika atas kematian istri dan anaknya. Tak banyak yang disampaikan Yosep soal pemeriksaan ini.

Bahkan, seusai diperiksa hingga malam hari, dia irit bicara. Termasuk soal bercak darah di jaket. Beda sikap Yosep, lain pula dengan Yoris, anak tertua korban pembunuhan. Seperti ayahnya, dia juga merupakan saksi dalam kasus pembunuhan ini. 

Datang bersama istri dan keponakan, pemeriksaan Yoris tak berlangsung lama lantaran sedang sakit.

Hingga hari ke-26 kasus pembunuhan ibu dan anak, ada 25 saksi yang sudah diperiksa polisi. Lima di antaranya adalah orang dekat almarhum. Mereka adalah Yosef Hidayat. Suami sekaligus ayah korban. Ia jadi saksi karena menjadi orang pertama yang menemukan kedua korban di bagasi mobil.

Baca Juga: Yosef Diperiksa Bareskrim Polri, Dicecar 3 Hal Ini Terkait Pembunuhan di Subang

Kedua, mimin, istri muda Yosef. Dia disebut saksi lain sempat berselisih dengan korban. Mimin sebelumnya menjabat sebagai bendaraha di yayasan milik Yosef sebelum digantikan Amel, korban.

Ketiga Yoris, anak pertama korban menjadi ketua di yayasan milik Yosef.

Keempat, kiki, kekasih Amel. Dia juga orang pertama yang membekukan akun korban beberapa hari setelah korban ditemukan tewas.

Kelima, Danu keponanakan korban yang sering mengunjungi korban dan dekat dengan Yosef

Dua puluh lima saksi dan ahli sudah dimintai keterangan polisi dalam pembunuhan sadis ini. Penyidik dari Polres hingga Mabes Polri pun telah dikerahkan. Namun, publik sepertinya masih harus menunggu siapa pelaku dan apa motif kasus pembunuhan ibu dan anak.

Penulis : Luthfan

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Hukum

Miris! Bocah Ini Ditukar dengan 3 Karung Beras

Selasa, 14 September 2021 | 18:14 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
18:18
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19