Kompas TV olahraga kompas sport

Soal Piala Dunia Dua Tahunan, Klopp dan Guardiola Beda Pendapat

Sabtu, 11 September 2021 | 20:02 WIB
soal-piala-dunia-dua-tahunan-klopp-dan-guardiola-beda-pendapat
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. (Sumber: Manchester City)

ZURICH, KOMPAS.TV - Wacana Piala Dunia dua tahunan yang kini sedang digodok FIFA terus memancing pro-kontra. Banyak kalangan yang menentang rencana tersebut. Namun, tak sedikit pula yang mendukungnya.

Di kalangan pelatih, dua pelatih top Liga Inggris pun berbeda pendapat tentang hal ini.

Pelatih Liverpool Juergen Klopp menentang rencana FIFA. Di lain sisi, pelatih Manchester City, Pep Guardiola justru mendukungnya.

Klopp menggarisbawahi efek kalender turnamen yang lebih padat dengan kesehatan pemain. Sedangkan Guardiola menyambut baik ide FIFA dan menyebutnya sebagai "ide bagus".

Eks pelatih Barcelona itu juga mengkritik pihak-pihak yang menolak dengan keras rencana tersebut.

"Anda tidak bisa mengkriminalisasi gagasan. Piala Dunia itu mengagumkan. Sebagai suporter saya menikmatinya, dan jika itu dijalankan setiap dua tahun, rasanya itu hal yang baik," kata Guardiola sebagaimana dikutip BBC.

Baca Juga: Hal-hal yang Perlu Diketahui Tentang Wacana Penyelenggaraan Piala Dunia Dua Tahunan

Sementara itu, Klopp tetap mengkhawatirkan keselamatan pemain kendati FIFA menjamin waktu istirahat setelah turnamen. Eks pelatih Dortmund itu menyebut wacana Piala Dunia dua tahunan hanya mementingkan uang.

"Tidak ada olahraga lain di dunia dengan penjadwalan seperti ini. Kita semua tahu mengapa ini terjadi. Meskipun alasannya adalah memberi kesempatan lebih besar bagi lebih banyak negara, pada akhirnya, ini semua tentang uang," kata Klopp.

"Itu tak mengapa. Namun pada akhirnya, seseorang harus mulai mengerti bahwa tanpa para pemain, unsur terpenting dalam permainan menakjubkan ini, kita tidak bisa memainkannya," lanjut pelatih berusia 54 tahun itu.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:54
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19