Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Hore! Peternak di Sulteng Dapat Bantuan 199 Sapi dari Pemkab

Kamis, 9 September 2021 | 16:27 WIB
hore-peternak-di-sulteng-dapat-bantuan-199-sapi-dari-pemkab
Salah satu kandang pemeliharaan/peternakan sapi yang dibangun oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Buol. (Sumber: Kompas.TV/Ant)

Penulis : Fransisca Natalia | Editor : Hariyanto Kurniawan

BUOL, KOMPAS.TV - Sebanyak 199 sapi diberikan kepada masyarakat Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, yang tergabung dalam 24 kelompok usaha peternak sapi guna meningkatkan populasi sapi di daerah tersebut. 

Bantuan diberikan oleh Pemkab Buol untuk memaksimalkan program one man one cow (satu orang satu sapi), untuk peningkatan populasi sapi.

Bupati Buol Amirudin Rauf menyampaikan, pengadaan bantuan tersebut lewat APBD tahun anggaran 2021. Jumlah 199 sapi tersebut terdiri dari 179 sapi betina, dan 20 sapi jantan.

"Bantuan sapi itu, bukan hanya sekedar meningkatkan populasi sapi, tetapi juga sebagai dukungan pemerintah dalam membantu peternak dan petani di Kabupaten Buol," ujarnya di Buol, Kamis (9/9/2021). 

Hal itu juga sebagai bentuk upaya untuk mewujudkan Kabupaten Buol sebagai salah satu daerah penyangga dan ekspor daging segar sapi untuk ibu kota negara di Kalimantan Timur.

Saat ini, lanjut Amirudin, jumlah populasi sapi berdasarkan data tahun 2020 berjumlah 35.517 sapi. Jumlah ini meningkat bila dibanding dengan jumlah populasi sapi tahun 2018 yang hanya berjumlah 18 ribu sapi.

Baca Juga: Sebulan Dicuri, Sapi Pulang ke Rumah Pemiliknya dengan Petunjuk Nama Pencuri di Tubuhnya

"Saya berharap dan meminta kepada penerima bantuan agar sapi ini jangan dijual, kalau nanti sudah beranak sapinya terus dipelihara dan dibudidayakan," pintanya.

Diketahui, sektor peternakan sapi merupakan satu sektor potensial yang bila dikembangkan akan memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan ekonomi daerah dan masyarakat.

"Selain usaha peternakan ayam, peternakan sapi menjadi satu potensi yang menjanjikan dan dapat memberikan pendapatan bagi daerah dan masyarakat secara ekonomi," terangnya.

Amirudin Rauf mengatakan, Pemerintah Kabupaten Buol akan terus berupaya membangun ekonomi masyarakat, salah satunya dengan mengoptimalkan potensi peternakan sapi, diikutkan dengan pelatihan budi daya peternakan baik secara tradisional maupun modern dengan menggunakan teknologi.

Pemkab Buol juga membangun mini ranch, yang menjadi satu model pengelolaan budi daya sapi pedaging di lahan penggembalaan yang telah ditingkatkan kapasitas dan kualitasnya melalui berbagai perlakuan ilmiah.

"Mini ranch ini tidak hanya untuk menopang target populasi sapi, melainkan mini ranch ini menjadi semacam sekolah budi daya peternakan sapi," imbuhnya. 

Baca Juga: Peternak Minta Perusahaan Besar Tidak Jualan Ayam di Pasar Becek

 

 


Sumber : Kompas TV/Antara

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x