Kompas TV internasional kompas dunia

Bandara Kabul Dikuasai Taliban, Badan Penerbangan Federal AS Umumkan Kondisinya Tak Terkontrol

Kamis, 9 September 2021 | 11:13 WIB
bandara-kabul-dikuasai-taliban-badan-penerbangan-federal-as-umumkan-kondisinya-tak-terkontrol
Seorang tentara Taliban terlihat di depan menara ATC dan terminal domestik Bandara Kabul. Qatar dan Turki dilaporkan akan turun tangan memperbaiki dan membuat bandara Kabul kembali operasional (Sumber: Straits Times)

WASHINGTON, KOMPAS.TV - Bandara Kabul yang sudah dikuasai Taliban dinyatakan dalam kondisi tak terkontrol oleh Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA).

Hal itu terungkap dari layanan pemberitahuan perubahan sistem aeronautika Notice to Airmen (NOTAM) yang dikeluarkan Rabu (8/9/2021).

Kondisi di Bandara Internasional Hamid Karzai itu, membuat pesawat sipil AS dilarang beroperasi di Afghanistan, kecuali telah mendapatkan izin sebelumnya.

“Afghanistan FIR tak terkontrol bagi pesawat Kelas G,” bunyi pernyataan FAA pada NOTAM tersebut dikutip dari India Today.

Baca Juga: 125 Orang Tewas Dibantai di Ethiopia, Pemberontak Tigray Membantah sebagai Pelakunya

“Semua pesawat yang tiba atau pergi dari Bandara Kabul (OAKB), rencana penerbangannya harus mendapatkan persetujuan, setidaknya 24 jam sebelumnya,” tambah pemberitahuan itu.

FAA mengungkapkan NOTAM adalah pemberitahuan yang berisi informasi penting untuk personel yang terkait dengan penerbangan.

Namun, tak diketahui cukup jauh sebelumnya untuk dipublikasikan dengan cara lain.

Hal itu untuk menyatakan status komponen Sistem Ruang Udara Nasional (NAS) yang tak berada dalam kondisi normal.

Baca Juga: Pemerintahan dan Kabinet Taliban Disambut AS dan Uni Eropa dengan Waspada

Penulis : Haryo Jati | Editor : Purwanto

Sumber : India Today


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:12
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19