Kompas TV nasional peristiwa

Salah Satu Napi Lapas Tangerang Akan Bebas Beberapa Bulan Lagi

Rabu, 8 September 2021 | 20:22 WIB

KOMPAS.TV - Salah satu keluarga korban kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Tangerang menanti kabar terkait kondisi anaknya, Hariyanto yang kini tengah dalam perawatan di RSUD Tangerang akibat luka bakar.

Tangis dan haru pun menyelimuti keluarga Hariyanto yang hingga kini masih menanti kabar lantaran pihak keluarga belum diperbolehkan menemui anaknya di rumah sakit.

Kesedihan menyelimuti keluarga korban Hariyanto alias Bule, yang merupakan salah satu korban yang mengalami luka bakar cukup serius atas insiden kebakaran yang terjadi di Lembaga Permasyarakatan Kelas 1 A Tanggerang pada Rabu dini hari tadi.

Saat ditemui di rumah kontrakkannya Neti, tak kuasa menahan kesedihannya atas musibah yang menimpa anak sulungnya.

Ia terus menangisi anaknya yang direncanakan bebas dalam beberapa bulan lagi.

Bahkan tetangga korban berdatangan ke rumah korban untuk memberikan dukungan moril terhadap pihak keluarga.

Baca Juga: Tim Puslabfor Polri akan Meneliti Penyebab Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang

Hariyanto alias Bule, diketahui merupakan salah satu korban dari 8 orang napi lainnya yang mengalami luka bakar yang cukup serius.

Korban merupakan narapidana yang sedang menjalani masa hukuman di Lapas Tangerang atas perkara narkotika.

Sampai saat ini pihak keluarga belum bisa menjenguk korban mengingat saat ini yang hariyant sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Korban diketahui merupakan tulang punggung keluarga yang menghidupi dua anak dan kedua orang tuanya.

Namun pasca dipenjara keluarga korban mengalami kesulitan keuangan.

Sebelumnya kebakaran terjadi di Blok C Lembaga Permasyarakatan Kelas 1 A Tangerang.

Atas peristiwa tersebut sebanyak 41 orang napi meninggal dunia sedangkan 73 napi alami luka bakar ringan dan 8 orang alami luka bakar serius.

Polisi sendiri masih menyelidiki kasus tersebut, dengan melakukan olah TKP dan identifikasi. Dugaan sementara kebakaran ini terjadi akibat arus pendek listrik.

Penulis : Luthfan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:45
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19