Kompas TV regional berita daerah

Ndalem Mijosastran, Markas Pejuang Jaman Belanda yang Bakal Kegusur Proyek Tol Yogyakarta-Bawen

Jumat, 3 September 2021 | 15:43 WIB

SLEMAN, KOMPAS.TV - Proyek tol Yogyakarta-Bawen menggusur permukiman di 4 dusun di Desa Tirtoadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Proyek tol ini juga memaksa sebuah rumah yang berstatus cagar budaya, harus dibongkar dan dipindahkan dari loksi aslinya.

Rumah cagar budaya yang dikenal dengan sebutan Ndalem Mijosastran ini berlokasi di Dusun Pundong 3 dan berdiri di atas lahan seluas lebih dari 1.000 meter persegi.

Rumah ini awalnya adalah milik salah seorang kepala desa setempat dan kemudian diwariskan kepada anak dan cucunya.

Di masa perang kemerdekaan, Ndalem Mijosastran adalah markas para pejuang dan sempat dibakar oleh pasukan Belanda.

Berdasarkan catatan sejarah ini, Sultan Hamengkubuwono X memberi penghargaan untuk Ndalem Mijosastran sebagai cagar budaya.

Para ahli waris menyatakan sempat berusaha mempertahankan Ndalmen Mijosastran agar tidak tergusur proyek Tol Yogyakarta-Bawen, tetapi tidak mendapat respons dari pemerintah pusat hingga akhirnya mengikhlaskan.

Menurut rencana, Ndalem Mijosastran akan dipindahkan ke Dusun Pundong 1 setelah mendapat ganti bangunan hampir Rp 1 miliar, ditambah harga kompensasi tanah Rp 3 juta per meter.

Meski nominal kompensasi tidak sesuai dengan harapan, ahli waris memutuskan untuk menerima.

Proyek tol Yogyakarta - Bawen yang melintasi Desa Tirtoadi, Mlati, Sleman, adalah salah satu proyek pemerintah pusat yang ditujukan untuk mendukung operasional 3 bandara di Jawa Tengah dan Yogyakarta yaitu Bandara Ahmad Yani Semarang, Adi Sumarmo Boyolali, dan Yogyakarta International Airport di Kulon Progo. 

Menurut rencana, tol Yogyakarta - Bawen bisa mulai digunakan pada tahun 2024 mendatang.

Penulis : Reny Mardika

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:55
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19