Kompas TV nasional politik

Jusuf Kalla: Afghanistan di Bawah Kepemimpinan Taliban akan Berubah, Tak Seperti 2 Dasawarsa Lalu

Minggu, 22 Agustus 2021 | 11:54 WIB
jusuf-kalla-afghanistan-di-bawah-kepemimpinan-taliban-akan-berubah-tak-seperti-2-dasawarsa-lalu
Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (Sumber: Kompastv/Ant)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla menilai Afghanistan di bawah kepemimpinan Taliban saat ini akan mengalami transformasi apabila disiplin di seluruh negara itu tetap dipertahankan.

Menurut Jusuf Kalla, Taliban sudah mengalami perubahan ke arah yang lebih moderat. Tidak seperti dua dasawarsa lalu yang cenderung kaku dan keras.

Baca Juga: Jusuf Kalla Menceritakan Ketika Undang Taliban Datang ke Indonesia

Hal itu dapat dilihat saat JK mengundang Taliban dan Pemerintah Afghanistan ke Jakarta untuk perundingan damai yang dipimpin oleh Indonesia.

Jusuf Kalla diketahui pernah mengundang kedua belah pihak ke Jakarta untuk membicarakan mengenai perdamaian di Afghanistan.

"Saat ini ketika terjadi perubahan politik, sejauh ini tidak terjadi perang saudara," kata Jusuf Kalla dalam diskusi publik bertajuk 'Masa Depan Afghanistan dan Peran Diplomasi Perdamaian Indonesia' pada Sabtu (21/8/2021), dikutip dari Tribunnews.com.

Jusuf Kalla menuturkan, soal adanya larangan terhadap wanita untuk bekerja misalnya, mungkin akan berubah. Oleh sebab itu, ketika terjadi pengambilalihan kekuasaan relatif berlangsung damai.

Baca Juga: Jusuf Kalla: Amerika Bisa Menang Perang Dunia, tapi Tak Bisa Lawan Gerilya Taliban

Sebelum terjadi perubahan politik, kata Jusuf Kalla, di Afghanistan terdapat tiga pihak yakni Amerika Serikat, pemerintah Afghanistan, dan kelompok Taliban.

"Dan sebenarnya konfrontasi terjadi antara Taliban dengan Amerika Serikat," ucap Jusuf Kalla.

Penulis : Tito Dirhantoro | Editor : Fadhilah

Sumber : Tribunnews.com




BERITA LAINNYA


Hukum

214 Koruptor Dapat Remisi, KPK: Hak Narapidana

Minggu, 22 Agustus 2021 | 11:16 WIB
Berita Daerah

Ambon Kekurangan Vaksin Moderna

Minggu, 22 Agustus 2021 | 10:45 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
11:57
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19