Kompas TV internasional kompas dunia

Mossad Peringatkan AS, Presiden Iran Ebrahim Raisi Tak Bisa Dipercaya dan Punya Masalah Kejiwaan

Kamis, 12 Agustus 2021 | 16:50 WIB
mossad-peringatkan-as-presiden-iran-ebrahim-raisi-tak-bisa-dipercaya-dan-punya-masalah-kejiwaan
Ebrahim Raisi terpilih sebagai presiden baru Iran, Sabtu (19/6/2021). (Sumber: AP Photo/Ebrahim Noroozi)

TEL AVIV, KOMPAS.TV - Mossad mengingatkan Amerika Serikat (AS) perihal Presiden Iran yang baru diangkat, Ebrahim Raisi merupakan sosok yang tak bisa dipercaya.

Mossad juga menyebutkan bahwa penerus Hassan Rouhani itu memiliki masalah kejiwaan.

Hal itu diungkapkan saat Israel mengadakan pembicaraan dengan Pemimpin CIA, William Burns, Selasa (10/8/2021), terkait Iran.

Tel Aviv dilaporkan berusaha untuk mencegah pemulihan hubungan AS dengan Teheran.

Baca Juga: Tolak Tuduhan Dibalik Serangan Terhadap Kapal Tanker Minyak di Laut Arab, Iran Balik Tuding Israel

Dilansir dari Times of Israel, Burns berencana bertemu dengan Perdana Menteri Israel, Naftali Bennet dan Kepala Mossad, David Barnea, serta tokoh intelijen senior lainnya.

Pada pertemuan itu, pejabat Mossad mengungkapkan bahwa Raisi tak bisa dipercaya dan tak memiliki komitmen, serta tak bisa bernegosiasi terkait perjanjian nuklir yang baru.

Seperti dilaporkan laman berita Walla, Barne memberi Burns berkas mengenai Raisi yang digambarkan sebagai sosok yang ekstrem, kejam, korup, dan tak stabil.

Baca Juga: Erdogan Ingin Afghanistan Damai, Berencana Temui Pemimpin Taliban

“Mossad menggambarkannya sebagai seseorang dengan gangguan mental,” klaim Walla dalam laporan tanpa sumber.

Penulis : Haryo Jati | Editor : Gading Persada

Sumber : Times of Israel


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:51
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19