Kompas TV nasional sosial

Tak Perlu Khawatir, Pendaftar CPNS 2021 yang Tak Lolos Seleksi Adminstrasi Bisa Ajukan Kesempatan

Selasa, 3 Agustus 2021 | 09:00 WIB
tak-perlu-khawatir-pendaftar-cpns-2021-yang-tak-lolos-seleksi-adminstrasi-bisa-ajukan-kesempatan
Laman SSCASN tempat pendaftaran CPNS 2021. (Sumber: Kompas.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pengumuman hasil seleksi administrasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) telah diumumkan, Senin (02/08/2021).

Hasil seleksi dapat ditilik di masing-masing akun para pendaftar CPNS 2021. Untuk pendaftar yang tak lolos akan muncul pemberitahuan di berupa teks "Mohon maaf, Anda tidak lulus administrasi karena belum memenuhi syarat.

Selain itu peserta akan diberikan penjelasan perihal apa saja yang membuat ketidak lolosannya itu.

Baca Juga: Diumumkan Hari Ini! Ini Link dan Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2021

Para pendaftar yang mendapatkan pesan tak lolos tidak perlu khawatir karena masih bisa mengajukan kesempatan dengan masa sanggah.

Melansir laman BKN, jadwal masa sanggah bisa dilakukan mulai Rabu (04/08/2021) hingga Jumat (06/08/2021),

Berikut cara untuk mengajukan masa sanggah di laman resmi BKN.

  1. Buka laman sscasn.bkn.go.id
  2. Login akun
  3. Klik "ajukan sanggah" di kotak warna kuning di bawah keterangan alasan tidak memenuhi syarat
  4. Evaluasi kembali persyaratan yang belum terpenuhi

Peserta bisa mengajukan sanggah agar pendaftarannya dapat lolos dengan memberikan alasan.

Namun, perlu diingat sanggahan yang dilakukan pendaftar untuk menyanggah hasil verfikasi dari instansi yang salah dan atau bukan dari kesalahan pelamar.

Paryono, Plt Kepala Biro Humas Hukum dan Kerjasama BKN menjelaskan salah satu contohnya yakni dari kesalahan input jurusan.

Penulis : Danang Suryo | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas.com


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:09
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19