Kompas TV nasional kriminal

Jadi Tersangka Penimbunan Obat Pasien Covid-19, Dirut dan Komisaris PT ASA Terancam Penjara 5 Tahun

Sabtu, 31 Juli 2021 | 20:38 WIB
jadi-tersangka-penimbunan-obat-pasien-covid-19-dirut-dan-komisaris-pt-asa-terancam-penjara-5-tahun
Ilustrasi obat Covid-19 yang mengalami kelangkaan karena penimbunan. (Sumber: DW News)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Polres Metro Jakarta Barat telah menetapkan dua tersangka dalam kasus penimbunan obat pasien Covid-19. Kedua tersangka yang merupakan petinggi PT ASA akan menjalani pemeriksaan minggu depan.

“Jenis obat yang ditimbun adalah salah satu dari 11 jenis obat yang harga eceran tertingginya telah ditetapkan Kementerian Kesehatan beberapa minggu lalu,” ujar Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKP Niko Purba dalam keterangan video, Sabtu (31/7/2021).

Kedua petinggi PT ASA itu diketahui berbohong saat pihak apotek dan BPOM menanyakan persediaan obat Azithromycin. Mereka mengaku tak memiliki stok obat pada 5 Juli dan 7 Juli 2021.

Baca Juga: Polri Ungkap 33 Kasus Penimbun Obat Terapi Covid-19 dan Tabung Oksigen

“Tim penyidik telah menentukan dan menetapkan dua orang tersangka dalam kasus ini, antara lain saudara Y selaku direktur PT ASA dan saudara S selaku komisaris PT ASA dan PT Handal Makmur Mulia,” kata Niko Purba.

Penetapan tersangka ini berdasarkan temuan alat bukti dan keterangan dari 18 saksi fakta serta 5 saksi ahli. Niko menyebut, pihaknya telah memanggil kedua tersangka untuk menjalani pemeriksaan minggu depan.

“Pemanggilan kepada saudara Y kami jadwalkan pada hari Selasa, 3 Agustus 2021. Sedangkan, pemanggilan saudara S kami jadwalkan pada hari Rabu, 4 Agustus 2021,” beber Niko.

Menurut Niko, kedua tersangka telah menerima langsung surat pemanggilan dari tim penyidik Polres Metro Jakarta Barat.

Pihaknya berharap, tersangka bisa kooperatif dengan menghadiri panggilan pemeriksaan itu.

“Apabila dalam pemanggilan tersebut yang bersangkutan mangkir tanpa ada alasan jelas kepada penyidik, kami akan melakukan pemanggilan kedua,” kata Niko

Penulis : Ahmad Zuhad | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Beranda Islami

Usia Tua Tapi Belum Berubah

Sabtu, 18 September 2021 | 21:10 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
21:18
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19