Kompas TV nasional viral

Viral, Bungkus Gorengan Pakai Kertas Bekas Hasil Swab PCR Positif Covid-19

Kamis, 29 Juli 2021 | 09:08 WIB
viral-bungkus-gorengan-pakai-kertas-bekas-hasil-swab-pcr-positif-covid-19
Viral unggahan dokumen hasil swab PCR positif Covid-19 jadi bungkus gorengan. (Sumber: Instagram/@infodepok_id via Kompas.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Media sosial dihebohkan dengan viralnya foto sebuah kertas hasil swab Covid-19 digunakan sebagai alat bungkus gorengan. Kertas tersebut menunjukkan bahwa pasien yang melakukan swab dinyatakan positif Covid-19.

Akun @infodepok_id mengunggah foto tersebut di Instagram pada Senin (26/7/2021). Dalam foto itu, terlihat hasil tes positif virus corona yang dikeluarkan pada Februari 2021, yang artinya sudah sekitar 5 bulan yang lalu.

Mengetahui hal tersebut, pembeli merasa takut atas gorengan yang dibelinya karena dibungkus dengan dokumen swab yang menunjukkan hasil positif Covid-19.

"Ini kita tadi beli gorengan bungkus gorengan bekas dokumen hasil SWAB positif. Lah kita makan gorengan jadi gimana gitu jadi ngeri-ngeri sadap gitu," tulis akun tersebut pada caption.

Baca Juga: Seleb TikTok Diperiksa Polisi Soal Viral Gelar Pesta Ulang Tahun Mewah Saat PPKM

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Info Depok (@infodepok_id)

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Ditjen P2P Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, kertas surat hasil tes tidak berisiko menularkan virus corona. Namun, Nadia mengingatkan Covid-19 dapat bertahan di permukaan benda, termasuk kertas tersebut.

"Misalnya, orang positif Covid-19 droplet-nya bisa menempel di kertas itu," kata Nadia saat dihubungi Kompas.com, Selasa (27/7/2021).

Nadia mengatakan meski waktu pengambilan tes sudah lama, ada potensi virus yang menempel pada kertas itu. Menurut Nadia, bisa saja berasal dari droplet orang lain yang mungkin positif Covid-19 dan tanpa gejala (OTG).

"Kalau sudah lama pasti tidak ada penularan dari pasien yang positif. Tapi justru kemungkinan penularan dari orang lain yang mungkin OTG dan tidak mengetahui dia positif dan menempel di kertas tersebut," jelasnya.

Penulis : Dian Septina | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
02:10
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19