Kompas TV regional kriminal

Sepupu, Kakek, dan Tante Dipenjara karena Mengeroyok Keluarganya Sendiri Hingga Tewas

Sabtu, 24 Juli 2021 | 17:41 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.TV - Dandi 23 tahun, Arjun 25 tahun, Daeng Ngerang 65 tahun, dan Anti 43 tahun kini harus menjalani hidup sebagai seorang tahanan.

Mereka adalah satu keluarga yang menjadi pelaku pembunuhan terhadap salah seorang keluarganya sendiri.

Korban bernama Haidir Ali warga kecamatan Makassar, Sulawesi Selatan tewas setelah dikeroyok oleh dua sepupunya, kakek, serta tantenya.

Korban mengalami sejumlah luka akibat tusukan tombak dan lebam karena hantaman benda tumpul.

Kejadian bermula ketika korban berselisih dengan salah seorang pelaku yang merupakan sepupunya bernama Arjun.

Setelah cek-cok, pelaku kemudian pulang ke rumah untuk mengambil parang, pelaku kembali dan langsung menebas bagian tangan korban lalu kabur

Tak terima dengan perbuatan pelaku, korban kembali datang ke rumah pelaku Arjun, namun pelaku tak ada di tempat. Korban hanya bertemu dengan Anti ibu dari Arjun.

Cek cok pun kembali terjadi antara korban dengan tantenya itu, pelaku lain bernama Dandi dan Daeng Ngerang yang melihat kejadian itu langsung mengambil tombak dan menusuk bagian perut korban.

Tak hanya itu korban juga dipukul dengan menggunakan balok kayu. Polisi menyita barang bukti berupa sebilah parang, tombak, dan balok kayu.

Atas perbuatannya, ke empat pelaku akan dijerat pasal 338 mengenai pembunuhan dan juga pasal 170 ayat 2 dan 3 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Penulis : Natasha Ancely

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:34
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19