Kompas TV nasional berita utama

Minta PPKM Diperpanjang, Guru Besar UI: Semua yang Terdampak Sebaiknya Dapat Bansos

Sabtu, 24 Juli 2021 | 15:03 WIB
minta-ppkm-diperpanjang-guru-besar-ui-semua-yang-terdampak-sebaiknya-dapat-bansos
Aktivitas jual beli di lokasi luberan pedagang di Pasar Kranggan, Kota Yogyakarta sebelum PPKM Darurat. (Sumber: ANTARA/HO-Humas Pemkot Yogyakarta)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Guru Besar Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Indonesia (UI) Prof. Tjandra Yoga Aditama memberi usulan untuk memperpanjang kembali PPKM level 4 yang akan berakhir pada Minggu (25/7/2021) besok. 

Hal ini sesuai anjuran Badan Kesehatan Dunia (WHO) dalam “Situation Report” pada 21 Juli 2021.

“Indonesia sekarang memerlukan “Public Health and Social Measure (PHSM)” yang ketat (stringent), tentu dalam bentuk pembatasan sosial dan pembatasan pergerakan (movement restriction),” ujar Prof. Tjandra dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas TV, Sabtu (24/7/2021).

Baca Juga: Satgas Covid-19 IDI: Jangan Dulu Longgarkan PPKM di DKI Jakarta

Meski begitu, Tjandra mendorong pemerintah untuk melonggarkan aturan pada pekerja informal, salah satunya yang bekerja di luar ruangan atau gedung.

Ia pun mengusulkan 3 skenario penyesuaian yang dapat menjaga agar tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19 dan masyarakat kecil tidak terdampak secara ekonomi.

“Sektor formal yang terima gaji bulanan diminta di rumah dulu selama dua minggu misalnya dan sektor informal mulai dilonggarkan, asal jangan yang kontak dekat langsung dengan pelanggan,” beber Tjandra dalam skenario pertama.

Skenario kedua juga memberi kelonggaran bertahap pada pekerja informal.

Di sisi lain, pekerja formal di sektor esensial dan kritikal juga boleh bekerja di kantor. 

Namun, kelonggaran ini hanya boleh diberikan pada pekerja perusahaan dengan gedung sendiri.

Penulis : Ahmad Zuhad | Editor : Gading Persada

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:35
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19